Pergerakan besar terjadi di bursa pebalap MotoGP jelang musim 2027. Ai Ogura kabarnya akan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha MotoGP Team dan berduet dengan Jorge Martin. Keputusan ini sekaligus menandai era baru bagi Yamaha, yang akan tampil dengan susunan pebalap sepenuhnya baru. Dilansir dari Motorsport (11/4/2026), perombakan ini tak lepas dari hengkangnya Fabio Quartararo ke tim pabrikan Repsol Honda Team, serta keputusan Yamaha untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Alex Rins. Kehadiran Ogura di Yamaha bisa dibilang cukup mengejutkan. Pasalnya, pebalap asal Jepang tersebut dikenal sebagai “anak didik” Honda. Ia tumbuh dalam ekosistem Honda sejak muda, mulai dari Asia Talent Cup 2015, CEV Moto3 2017, hingga naik ke Moto3 pada 2019 dan Moto2 pada periode 2021–2023. Bahkan, di level Moto3 dan Moto2, Ogura menjadi andalan Honda Team Asia, tim yang kini juga diperkuat pebalap Indonesia seperti Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji. Ai Ogura saat berlaga pada MotoGP Argentina 2025 Performa konsisten membuat Ogura sempat diproyeksikan menjadi bagian dari skuad MotoGP Honda. Namun, ia justru memilih jalur berbeda dengan menerima tawaran dari Trackhouse Racing, tim satelit Aprilia, untuk debutnya di kelas utama. Langkah tersebut terbukti tidak sia-sia. Pada musim debutnya di MotoGP 2025, Ogura langsung mencuri perhatian dengan finis kelima di Buriram. Performanya berlanjut pada 2026 dengan beberapa hasil impresif, termasuk finis kelima di Thailand dan Brasil. Sayangnya, peluang meraih podium sempat sirna akibat masalah mekanis pada motornya di Austin. Yamaha memasuki MotoGP 2026 dengan semangat pembaruan besar-besaran, terutama lewat pengembangan mesin V4 yang kini menjadi fondasi proyek balap terbarunya. Keputusan Yamaha merekrut Ogura juga menutup peluang bagi nama lain seperti Luca Marini. Selain itu, Dani Holgado sebelumnya juga telah memastikan bergabung dengan Gresini Racing untuk menunggangi Ducati, sehingga kursi di Yamaha akhirnya jatuh ke tangan Ogura. Dengan duet Ogura dan Martin, yang sama-sama pernah meraih gelar dunia di tahun 2024 (Martin di MotoGP dan Ogura di Moto2), Yamaha tampaknya sedang membangun fondasi baru untuk kembali bersaing di papan atas. Di sisi lain, kepergian Ogura meninggalkan pekerjaan rumah bagi Trackhouse Racing, yang kini harus segera mencari pengganti di tengah bursa pebalap yang kian terbatas. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang