JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus memulai balapan Moto3 Aragon 2026 dari posisi kurang ideal. Rider muda Tanah Air itu akan start dari urutan ke-22 setelah gagal menembus sesi kualifikasi kedua (Q2). Veda mengakui, rangkaian sesi Moto3 di Sirkuit MotorLand Aragon berjalan cukup sulit baginya. Sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) hingga practice, pebalap Indonesia tersebut masih kesulitan menemukan setelan terbaik untuk mendapatkan cengkeraman ban yang maksimal. Menurut Veda, kondisi grip lintasan yang kurang membuatnya belum bisa tampil optimal sepanjang sesi. “Dua hari yang cukup sulit di Aragon. Mulai dari FP1 dan practice kemarin saya memang sedikit kesulitan di sirkuit ini karena mungkin grip di sirkuit ini cukup agak kurang,” ujar Veda, dikutip dari Spotv, Minggu (30/8/2026). “Ya saya kesulitan untuk mencari grip terbaik dan setiap sesi pastinya saya mencoba untuk lebih baik, lebih baik. Pastinya tim juga membantu,” lanjutnya. Veda masih mencari performa terbaik di Aragon Pebalap yang menjadi salah satu harapan Indonesia di ajang Moto3 itu mengatakan, dirinya bersama tim masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan performa motor. Veda menilai catatan waktunya masih cukup jauh dari pebalap-pebalap terdepan. Karena itu, berbagai evaluasi masih harus dilakukan sebelum balapan utama berlangsung. “Masih cukup jauh dari yang top dan masih banyak yang harus di-improve,” kata Veda. Pada sesi kualifikasi, Veda sebenarnya sudah berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk mendapatkan posisi start yang lebih baik. Namun, lap time yang didapat belum cukup untuk membawanya lolos ke Q2. “Di kualifikasi saya mencoba yang terbaik dan mengerahkan semua kemampuan semaksimal saya. Cuma lap time-nya memang saya belum bisa mendapatkan lap time yang sangat-sangat bagus dan akhirnya saya tidak bisa lolos ke Q2,” ucapnya. Start posisi 22, Veda targetkan finis di depan Dengan hasil kualifikasi tersebut, Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Aragon dari posisi ke-22. Meski harus start dari baris belakang, pebalap asal Indonesia itu tetap optimistis bisa memberikan perlawanan saat balapan berlangsung. Veda mengatakan akan berusaha tampil maksimal dan mencari peluang untuk memperbaiki posisi sepanjang balapan. “Besok race saya akan start dari posisi ke-22 dan kita lihat besok saya akan coba yang terbaik. Pastinya saya akan coba fight untuk bisa finish di depan,” ujar Veda. Balapan Moto3 Aragon menjadi kesempatan bagi Veda untuk kembali menunjukkan kemampuan di level internasional. Dukungan dari para penggemar Indonesia pun diharapkan bisa menjadi motivasi tambahan bagi rider muda Tanah Air tersebut untuk meraih hasil terbaik.