Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas mengawali balapan utama Moto3 Grand Prix Britania Raya di Sirkuit Silverstone dari posisi ke-16. Veda berhak melangkah langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2) tanpa harus melewati Q1 berkat torehan apiknya di posisi ke-3 pada sesi Practice sebelumnya. Sempat Memimpin Sesi Q2 Awal sesi Q2 sempat berjalan positif bagi Veda. Pembalap yang membela Honda Team Asia tersebut langsung mengambil alih posisi terdepan di menit-menit awal dengan membukukan catatan waktu 2 menit 10,988 detik. Veda Ega Pratama Namun, torehan tersebut masih berjarak sekitar satu detik dari David Almansa yang tampil melesat sebagai pembalap tercepat. Seiring memanasnya persaingan, posisi Veda perlahan bergeser turun hingga berada di urutan kedelapan saat sesi menyisakan waktu lima menit. Insiden Highside Pemimpin Klasemen Tensi kualifikasi makin tinggi ketika insiden kecelakaan parah menimpa pemimpin klasemen sementara Moto3, Maximo Quiles. Pembalap muda tersebut mengalami highside cukup hebat di Tikungan 18. Di saat durasi kualifikasi tersisa dua menit, Veda belum juga keluar dari pit lane dan masih tertahan di posisi kedelapan. Strategi Pit Lap Akhir dan Grid Start Balapan Setelah kondisi lintasan dinyatakan aman (clear), Veda baru keluar dari pit untuk melakukan flying lap kedua saat waktu sesi tersisa sekitar 1 menit 40 detik. Sayang, waktu yang sangat terbatas tersebut tak cukup bagi Veda untuk mempertajam catatan waktunya secara signifikan. Sesi kualifikasi akhirnya ditutup dengan keberhasilan pembalap tuan rumah, Scott Ogden, merebut pole position usai mengukir waktu lap 2 menit 9,126 detik. Posisi kedua ditempati Adrian Cruces, disusul Valentin Perrone di urutan ketiga. Dengan hasil tersebut, Veda Ega Pratama harus rela mengawali jalannya balapan dari urutan ke-16 usai membukukan catatan waktu akhir 2 menit 10,910 detik.