Kabar kurang sedap datang dari kubu Aprilia Racing pada MotoGP Jerman 2026. Pebalap andalannya, Marco Bezzecchi, dipastikan menyudahi pekan balap lebih awal di Sirkuit Sachsenring usai mengalami insiden kecelakaan hebat (highside) pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu. Insiden tersebut terjadi di awal sesi Q2 saat Bezzecchi tengah berupaya mencatatkan waktu terbaiknya. Mantan pemimpin klasemen sementara MotoGP ini, mendadak kehilangan kendali pada roda belakang motor Aprilia RS-GP miliknya saat melintasi Tikungan 7. Ketika ban belakang kembali mendapatkan cengkeraman (grip) secara mendadak, motor melontarkan Bezzecchi melewati setang hingga terlempar keras ke area pembatas kerikil (gravel bed). BREAKING ???? Marco Bezzecchi will miss the #GermanGP after sustaining a broken left collarbone Wishing you a speedy recovery, Bez! ??????#MotoGP pic.twitter.com/4Ps4DYA1KQ — MotoGP™???? (@MotoGP) July 11, 2026 Patah Tulang Selangka Meskipun pebalap asal Italia ini mampu bangkit dan berjalan sendiri meninggalkan lokasi insiden, ia tampak berjalan pincang sembari memegangi lengan kirinya saat kembali ke arah paddock. Tim medis langsung bertindak cepat mengevakuasi Bezzecchi menggunakan ambulans menuju pusat medis sirkuit guna pemeriksaan lebih lanjut. Hasil rontgen menunjukkan ia mengalami patah tulang selangka kiri yang cukup parah. Pihak Aprilia Racing pun langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi medis sang pebalap. “Setelah kecelakaan itu, Marco Bezzecchi dibawa ke pusat medis sirkuit, di bawah pengawasan Direktur Medis MotoGP Dr. Angel Charte, ia menjalani pemeriksaan sinar-X yang mengungkapkan patah tulang selangka kiri sepenuhnya dan bergeser,” kata Aprilia, dalam pernyataan resminya. Hoping to hear some good news about Bez ??‍????Updates will follow after his checks #GermanGP ???????? pic.twitter.com/0IYEcqEotl — MotoGP™???? (@MotoGP) July 11, 2026 Pihak pabrikan asal Noale tersebut menegaskan, Bezzecchi harus segera diterbangkan ke kampung halamannya untuk naik meja operasi demi mempercepat proses pemulihan. “Jenis fraktur ini memerlukan intervensi bedah untuk pemulihan optimal, dan akan dilakukan oleh Dr. Giuseppe Porcellini di Italia. Marco Bezzecchi berencana untuk kembali ke Italia sesegera mungkin. Kami akan terus memberikan informasi terbaru,” tulis Aprilia. PebalapAprilia Racing, Marco Bezzecchi, beraksi dalam sesi Practice di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 27 Februari 2026, jelang Grand Prix MotoGP Thailand. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Rapor Merah di Paruh Musim Absennya Bezzecchi tentu menjadi kerugian besar. Padahal, berdasarkan hasil kualifikasi, ia dijadwalkan memulai balapan dari posisi kedelapan, tepat di depan rekan setimnya yang juga rival sengitnya, Jorge Martin. Kecelakaan di Sachsenring ini menjadi insiden horor kedua bagi Bezzecchi dalam dua seri berturut-turut, setelah sebelumnya ia juga mencium aspal pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen. Dengan keputusan untuk mundur dari sisa rangkaian MotoGP Jerman, murid Valentino Rossi ini mencatatkan rekor buruk dengan empat balapan utama berturut-turut tanpa raihan poin. Ini juga menjadi kegagalan finis keduanya dalam tiga seri balap terakhir. Marco Bezzecchi saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026 Padahal, performa Bezzecchi di awal musim terbilang sangat dominan. Ia sukses menyapu bersih kemenangan di tiga seri pembuka dan mengamankan podium tertinggi keempatnya di GP Italia. Namun setelah itu, penampilannya justru terjun bebas. Tren negatif dimulai saat ia terlibat insiden tabrakan massal di Tikungan 1 yang dipicu oleh Martin di GP Hungaria. Berlanjut dengan kecelakaan di Sprint Race GP Brno yang berujung sanksi larangan balap di balapan utama lantaran menabrak seorang marshal, hingga puncaknya kembali terjatuh di Assen. Jorge Martin jadi pemenang MotoGP Amerika 2026 Rentetan hasil buruk ini membuatnya kehilangan takhta puncak klasemen dan kini tertinggal tujuh poin dari Jorge Martin. Meski Martin diprediksi harus berjuang ekstra keras untuk menang di Jerman, absennya Bezzecchi membuka celah lebar bagi pebalap lain seperti Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez untuk mengudeta posisinya di klasemen. Kini, Bezzecchi berpacu dengan waktu. Ia memiliki jeda libur musim panas selama tiga minggu untuk menjalani operasi dan memulihkan kondisi fisiknya agar bisa kembali mengaspal di MotoGP Inggris pada awal Agustus mendatang.