Akhir pekan balap Grand Prix Moto3 Jerman resmi dibuka di Sirkuit Sachsenring, Jumat (10/7/2026). Sesi Free Practice 1 (FP1) menjadi panggung awal bagi para pebalap untuk beradaptasi dengan sirkuit yang pendek namun sangat teknikal ini. Kondisi lintasan terpantau kering sempurna dengan suhu udara berkisar di angka 17 derajat Celsius dan kelembapan 77 persen. Kondisi yang ideal ini langsung dimanfaatkan oleh para pebalap untuk memacu motor mereka demi mencari setelan terbaik sejak menit-menit pertama. Alvaro Carpe Tampil Dominan di Sesi Pembuka Pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, sukses mencatatkan namanya sebagai yang tercepat pada sesi latihan bebas pertama ini. Pebalap asal Spanyol tersebut menorehkan waktu terbaik 1 menit 25,996 detik yang dicetaknya pada putaran ke-16 dari total 21 putaran yang ia jalani di lintasan. Veda Ega Pratama Dominasi Carpe dibayangi ketat oleh pebalap asal Argentina dari tim Red Bull KTM Tech3, Valentin Perrone. Perrone menempati posisi kedua setelah hanya terpaut tipis 0,188 detik dari posisi puncak. Sementara itu, melengkapi urutan tiga besar adalah pebalap Leopard Racing, Guido Pini, dengan catatan waktu 1 menit 26,209 detik. Persaingan di barisan depan terbilang sangat sengit karena jarak antar-pembalap sangat rapat. Jajaran lima besar digenapi oleh Adrian Fernandez (Leopard Racing) di posisi keempat dan pembalap Jepang Ryusei Yamanaka (AEON Credit - MT Helmets - MSI) di posisi kelima, di mana keduanya hanya berselisih kurang dari 0,25 detik dari catatan waktu milik Carpe. Perjuangan Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Sorotan pencinta balap tanah air tentu tertuju pada pebalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia. Pada sesi FP1 Moto3 Jerman kali ini, Veda harus puas menyudahi sesi di posisi ke-23. Rider andalan Indonesia tersebut mencatatkan waktu terbaiknya di angka 1 menit 27,456 detik. Catatan waktu ini diukir Veda pada putaran ke-15 dari total 19 lap yang berhasil ditempuhnya sepanjang sesi FP1 berlangsung. Dengan torehan tersebut, Veda memiliki jarak (gap) sebesar 1,460 detik dari Alvaro Carpe yang berada di posisi terdepan. Secara performa kecepatan murni, motor Honda tunggangan Veda mencatatkan top speed maksimal di angka 211,7 km/h. Sesi pertama ini tampaknya difokuskan oleh Veda dan tim mekanik untuk melakukan pengenalan grip sirkuit serta mencari basis data setelan suspensi dan girboks yang pas untuk sirkuit Sachsenring yang terkenal menguras fisik. Jarak yang tidak terlalu jauh dari catatan pembalap papan atas menjadi modal penting bagi Veda untuk melakukan evaluasi menjelang sesi selanjutnya. Hasil 10 Besar & Pembalap Indonesia FP1 Moto3 Jerman 2026: 1 Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 1'25.9962 Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – +0.188s3 Guido Pini (Leopard Racing) – +0.213s4 Adrian Fernandez (Leopard Racing) – +0.218s5 Ryusei Yamanaka (AEON Credit - MT Helmets - MSI) – +0.234s6 Scott Ogden (CIP Green Power) – +0.275s7 Hakim Danish (AEON Credit - MT Helmets - MSI) – +0.299s8 Adrian Cruces (CIP Green Power) – +0.315s9 Cormac Buchanan (CODE Motorsports) – +0.337s10 Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) – +0.485s...23 Veda Pratama (Honda Team Asia) – +1.460s Hasil dari FP1 ini bersifat sementara hingga berakhirnya batas waktu protes resmi. Para pembalap akan kembali ke lintasan pada sore hari nanti untuk menjalani sesi lanjutan guna memperebutkan tiket langsung menuju kualifikasi kedua (Q2).