Memiliki SUV plug-in hybrid seperti Jaecoo J7 SHS-P sering kali memunculkan pertanyaan soal biaya perawatan. Apakah akan mahal karena teknologinya lebih kompleks, atau justru masih masuk akal seperti mobil konvensional? Selama empat tahun pertama, pabrikan memberikan gratis jasa servis hingga 48 bulan. Artinya, pemilik hanya perlu membayar komponen atau spare part yang diganti secara berkala. Total biaya servis dalam periode tersebut tercatat sebesar Rp 12.674.424, dengan rincian Rp 1.834.386 di tahun pertama, Rp 3.281.826 di tahun kedua, Rp 2.828.946 di tahun ketiga, dan Rp 4.607.166 di tahun keempat. Test drive Jaecoo J7 SHS-P Jika dihitung rata-rata, biaya ini setara sekitar Rp 3,1 jutaan per tahun, atau kurang lebih Rp 260.000 per bulan. Angka ini menurut saya cukup rasional, bahkan mendekati biaya perawatan mobil non-hybrid di kelas yang sama. Dari sisi komponen fast moving, harga spare part juga masih tergolong wajar. Filter AC dibanderol Rp 281.000, oli mesin 5 liter sekitar Rp 280.500, filter oli Rp 74.100, busi satu set Rp 293.000, dan filter udara Rp 268.000. Sementara itu, brake fluid berada di angka Rp 118.500, transmission fluid Rp 202.000, dan coolant Rp 87.700. Ilustrasi diler Jaecoo Jika dibandingkan dengan SUV Jepang, banderol ini tidak terpaut jauh, sehingga tidak ada kesan bahwa mobil dengan teknologi PHEV akan otomatis lebih mahal dalam hal perawatan rutin. Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Biaya tersebut belum mencakup komponen di luar fast moving seperti kampas rem atau ban, serta sangat bergantung pada pola penggunaan kendaraan. Selain itu, faktor seperti ketersediaan suku cadang dan jaringan servis juga akan memengaruhi pengalaman kepemilikan dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, dari sudut pandang saya, biaya perawatan Jaecoo J7 SHS-P masih tergolong masuk akal. Dengan rata-rata pengeluaran sekitar Rp 260.000 per bulan, beban kepemilikan mobil ini tidak terasa memberatkan. Ini sekaligus menjawab kekhawatiran umum bahwa mobil hybrid atau PHEV identik dengan biaya servis mahal. Karena dalam kasus ini, justru masih cukup ramah di kantong. Test drive Jaecoo J7 SHS-P Berikut ini biaya servis Jaecoo J7 SHS-P:- Bulan 12 atau 15.000 Km: Rp 1.834.386- Bulan 24 atau 30.000 Km: Rp 3.281.826- Bulan 36 atau 45.000 Km: Rp 2.828.946- Bulan 48 atau 60.000 Km: Rp 4.607.166- Total selama 4 tahun: Rp 12.674.424 Daftar spare part fast moving Jaecoo J7 SHS-P:- A/C Filter: Rp 281.000 per buah- Brake Fluid: Rp 118.500 per botol- Engine Oil: Rp 280.500 per 5 liter- Oil Filter: Rp 74.100 per buah- Transmission Fluid: Rp 202.000 per 4 liter- Spark Plug: Rp 293.000 per 4 buah- Air Filter Element: Rp 268.000 per buah- Coolant: Rp 87.700 per 5 botol KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang