Honda Vario 125 Street masih mempertahankan karakter yang familiar, namun menghadirkan rasa berkendara yang terasa lebih matang dan nyaman untuk penggunaan harian. Skutik ini tetap mengandalkan mesin 125 cc SOHC 2-katup dengan tenaga 11,1 PS atau setara 10,9 Tk dan torsi 10,8 Nm. Di atas kertas memang tidak ada lonjakan performa signifikan, tetapi saat dikendarai, karakter mesinnya terasa pas untuk kebutuhan sehari-hari. Test ride All New Honda Vario 125 Dalam pemakaian harian, tenaga Vario 125 terasa cukup responsif sejak putaran bawah hingga menengah. Tarikan awalnya ringan dan mudah dikontrol, membuatnya nyaman saat stop and go di lalu lintas perkotaan. Meski di putaran atas performanya mulai terasa menurun, karakter ini masih sangat bisa diterima untuk skutik harian yang lebih mengutamakan kepraktisan dan efisiensi. Perubahan paling terasa justru datang dari sisi ergonomi. Setang baru bukan sekadar ubahan kosmetik, melainkan berdampak langsung pada posisi berkendara. Setang kini dibuat lebih tinggi sekitar 41 mm, lebih mundur 64 mm, dan lebih lebar hingga 70 mm. Test ride Honda ADV160 Hasilnya, posisi duduk menjadi lebih santai dan sigap. Pengendara tidak lagi terlalu menunduk seperti pada model sebelumnya, sehingga tingkat kelelahan saat berkendara jarak menengah hingga jauh bisa diminimalkan. Pergerakan setang juga terasa lebih ringan dan posisinya lebih dekat dengan tubuh pengendara. Hal ini memberi rasa percaya diri lebih saat bermanuver. Soal kenyamanan, bantingan suspensi Honda Vario 125 patut diacungi jempol. Baik pengendara maupun penumpang merasakan redaman yang nyaman ketika melibas jalanan bergelombang. Test ride All New Honda Vario 125 Kombinasi rangka pipa besi dengan setelan sokbreker tampaknya mampu meredam getaran dengan baik, tanpa membuat motor terasa limbung. Menariknya, meski bantingan suspensinya empuk, suspensi teleskopik depan jarang mengalami gejala bottoming. Motor tetap stabil saat melewati jalan tidak rata, namun juga sigap ketika diajak menikung di tikungan-tikungan tajam. Sistem pengereman standar juga cukup mumpuni. Ruas rem depan maupun belakang terasa empuk saat ditekan, dan mampu membuat motor berhenti secara sigap. All New Honda Vario 125 CBS-ISS Minus mungkin datang dari posisi kaki di dek depan yang terasa sempit. Apalagi ruang dekat area lutut, juga lebih terbatas. Secara keseluruhan, rasa berkendara Vario 125 Street memang terasa berbeda dibanding model reguler. Walaupun dapur pacunya sama dengan Vario 125 CBS-ISS, karakter ergonomi dan kenyamanannya membuat skutik ini terasa lebih “dewasa”. Tak berlebihan jika Vario 125 Street bisa menjadi jembatan ideal bagi pengguna Beat Street yang ingin naik kelas menuju Honda ADV160. Test ride All New Honda Vario 125 Plus: Tenaga cukup buat harian, ergonomi nyaman, suspensi empuk dan stabil Minus: Tidak ada peningkatan tenaga yang signifikan, ruang kaki terbatas, getaran di area setang masih terasa Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang