Menjelang usia ke-55 tahun pada 2026, PT Astra Honda Motor (AHM) bersiap menorehkan tonggak sejarah besar, yakni produksi kumulatif 100 juta unit sepeda motor Honda di Indonesia. Angka ini bukan sekadar pencapaian bisnis, melainkan simbol kuatnya peran Indonesia sebagai salah satu pilar utama Honda di tingkat global. Executive Vice President Director AHM, Thomas Wijaya, menegaskan bahwa perjalanan sejak 1971 telah menjadikan sepeda motor sebagai bagian penting dari denyut ekonomi nasional. Astra Honda Motor (AHM) mengumumkan Supra X 125 FI kini punya grafis bodi baru, Kamis (1/3/2018). “Di tahun ini, kalau boleh dikatakan, kita memasuki 55 tahun bisnis sepeda motor Honda di Indonesia sejak tahun 1971,” ujar Thomas di Jakarta, Rabu (25/2/2026). “Motor ini menjadi salah satu sarana penting untuk produktivitas, untuk mobilitas, bahkan juga untuk menumbuhkan pergerakan perekonomian di Indonesia,” kata dia. Menurutnya, selama lebih dari lima dekade, sepeda motor Honda bukan hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga tulang punggung mobilitas jutaan masyarakat. Dari pekerja harian, pelaku UMKM, hingga korporasi besar, roda dua telah menjadi penggerak produktivitas lintas sektor. Ekosistemnya pun luas, melibatkan karyawan, pemasok, dealer, lembaga pembiayaan, hingga jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Booth Honda di IMOS 2025 Pasar Nomor Tiga Dunia Thomas menjelaskan, secara global, pasar sepeda motor mencapai 50–60 juta unit per tahun. Indonesia menempati posisi ketiga terbesar dunia, dengan kontribusi lebih dari 10 persen terhadap pasar global. Sementara pada 2025, pasar domestik tercatat 6,4 juta unit, tumbuh 1 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 6,3 juta unit. “Jadi kita secara pasar itu nomor tiga terbesar di dunia. Nah tentu ini juga menjadi satu peluang, suatu opportunity, suatu kelebihan bagi kita semua, bagi industri kita semua,” ucap Thomas. Posisi strategis ini membuat Indonesia bukan sekadar pasar besar, tetapi juga basis produksi vital bagi Honda secara global. Motor sport Honda New CBR250RR 5 Juta Unit per Tahun AHM sendiri hampir mencatat produksi domestik hampir 5 juta unit pada 2025, tepatnya sekitar 4,98 juta unit, naik naik 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam konteks global, angka ini menempatkan AHM silih berganti di posisi nomor satu atau dua sebagai produsen sepeda motor Honda terbesar di dunia, bersaing dengan India. Jajaran motor listrik Honda Skala produksi tersebut menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu penopang utama bisnis sepeda motor Honda secara global. Ketika pasar domestik kuat dan kapasitas produksi tinggi, kontribusinya terhadap stabilitas dan pertumbuhan Honda di tingkat internasional menjadi sangat signifikan. “India juga kurang lebih sama (dengan Indonesia). Jadi pasar terbesar itu kalau tidak India, China, kemudian ketiga kita di Indonesia,” katanya. Ilustrasi Honda Revo di main dealer Wahana Honda 100 Juta Unit pada 2026 Dengan capaian produksi tahunan yang konsisten tinggi, AHM optimistis total produksi kumulatif akan menembus rekor baru pada 2026. “Kami di Indonesia ini juga sudah 55 tahun dan mudah-mudahan tahun ini kita diberkahi bisa mencapai 100 juta unit motor yang telah kita hadirkan untuk konsumen di Indonesia selama 55 tahun,” ujar Thomas. Angka 100 juta unit menjadi bukti betapa dalamnya penetrasi Honda di Tanah Air. Ini berarti rata-rata hampir dua juta unit motor Honda diproduksi setiap tahun selama lebih dari lima dekade. Honda EM1 e: diproduksi di pabrik AHM di Pegangsaan, Jakarta Utara. Investasi Puluhan Triliun Rupiah Untuk menjaga daya saing dan kapasitas produksi, AHM mengeklaim telah menggelontorkan dana yang tidak sedikit. Investasi ini digunakan untuk pengembangan produk, peningkatan fasilitas produksi, serta penguatan rantai pasok dan lokalisasi komponen. “Dalam masa 15 tahun ini, investasi yang kita lakukan sudah mencapai puluhan triliun rupiah. Mungkin angkanya tidak bisa saya sebutkan pastinya,” kata Thomas. Total solar panel yang terpasang di beberapa fasilitas pabrik Astra Honda Motor (AHM) telah mencapai 8.760 kWp. “Tapi sudah puluhan triliun selama 15 tahun ini kita investasikan untuk mengembangkan produk-produk ataupun sepeda motor di Indonesia,” ujarnya. Langkah investasi jangka panjang ini mempertegas posisi Indonesia bukan hanya sebagai pasar konsumsi, melainkan sebagai basis manufaktur strategis yang menopang kebutuhan domestik sekaligus mendukung kekuatan global Honda. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang