Kompas.com mendapat kesempatan untuk menjajal langsung performa ban Sailun dalam perjalanan dari Jakarta menuju Semarang melalui Tol Trans-Jawa. Pengujian dilakukan dalam berbagai kondisi jalan basah dan kering, serta menggunakan dua jenis mobil, yaitu MPV hingga sedan premium. Tiap mobil diisi oleh empat orang dengan rincian tiga jurnalis dan satu orang dari ban Sailun untuk menjelaskan produk. Perjalanan dimulai dari Jakarta dengan Toyota Alphard generasi keempat yang menggunakan ban RoadX RX Motion DV71 berukuran 225/55 R19. Kompas.com berada di posisi penumpang pada tahap awal perjalanan. Tes ban Sailun Alphard Dalam kecepatan jelajah tol, ban menunjukkan performa yang cukup stabil. Mobil melaju tanpa getaran berlebih, serta tingkat kebisingan yang terjaga. Saat mobil dipacu dalam kecepatan konstan, ban mampu menjaga kestabilan dan arah kendaraan dengan baik. Meski demikian ada rekan jurnalis yang menilai karakter ban cenderung sedikit keras, walau secara keseluruhan, ban masih mampu menjaga kenyamanan selama perjalanan jarak jauh. Mercedes-Benz Memasuki kilometer 207, tim berganti mobil Mercedes-Benz E200 yang menggunakan ban RoadX RX Motion DU71 berukuran 245/40 R19. Pada sesi ini, Kompas.com duduk di kursi penumpang belakang. Tes ban Sailun Di mobil ini, performa ban terasa lebih menonjol. Saat pengemudi melakukan akselerasi dna manuver, ban mampu menyalurkan tenaga dengan cukup baik tanpa gejala kehilangan traksi. Kombinasi antara suspensi Mercedes-Benz membuat perjalanan terasa cukup menyenangkan. Bahkan Kompas.com sempat tertidur di baris belakang. Pun demikian saat rekan jurnalis terpaksa melakukan pengereman keras di ruas tol Batang, Jawa Tengah, ban yang sudah diproduksi lokal di pabrik Demak, itu bisa memberikan cengkeraman yang konsisten. BMW Rombongan kembali berhenti di Rest Area KM 379 Batang untuk pergantian kendaraan. Kali ini, Kompas.com mendapat giliran mengemudikan BMW 320i yang menggunakan ban Sailun Atrezzo ZSR2 US71 berukuran 245/45 R18. Tes ban Sailun Saat berada di balik kemudi, respons ban terasa cukup meyakinkan. Setir terasa presisi dan mobil tetap stabil saat berpindah jalur. Saat melintasi ruas tol dengan kondisi permukaan jalan yang sedikit basah, ban tetap menunjukkan performa yang solid. Traksi terjaga dan mobil tidak menunjukkan gejala selip, baik saat akselerasi maupun ketika melaju di kecepatan menengah hingga tinggi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang