Petualangan Toyota Veloz Hybrid EV menelusuri kota-kota di Indonesia kembali berlanjut dalam Lintas Nusa 2.0. Kali ini Pulau Sulawesi menjadi destinasinya. Tak hanya lokasi yang berbeda, unit yang digunakan juga lebih advance, yakni Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista yang merupakan varian tertinggi dengan harga OTR Jakarta saat ini Rp 389 juta. Pada Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi, total ada tujuh etape perjalanan yang dirancang untuk berpetualang ke enam provinsi di Sulawesi, menyambangi lokasi-lokasi menarik untuk membuktikan performa, kenyamanan, serta efisiensi bahan bakar minyak (BBM). Saya bersama tim redaksi Kompas.com mendapat kesempatan meneruskan petualangan etape kedua, menempuh perjalanan darat ratusan kilometer (km) tanpa tol dari Palopo hingga Makassar. Jarak Vs BBM Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 Sulawesi Selain sisi performa, handling, kenyamanan, dan fitur, redaksi juga kembali menguji efisiensi BBM Veloz Hybrid pada perjalanan kali ini. Apalagi, Sumatera dan Sulawesi memiliki karakter jalan serta kondisi yang sangat berbeda. Pengujian dilakukan dengan dua metode, yakni full to full dan berdasarkan MID. Seperti biasa, sesaat sebelum perjalanan dimulai, BBM Veloz Hybrid diisi penuh menggunakan RON 92 hingga bibir corong tangki dan trip meter di-reset ke posisi nol. Melihat dari peta digital, total jarak tempuh sebenarnya bila langsung ke tujuan dari Palopo menuju Makassar sekitar 570 km. Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 Sulawesi Namun perlu dicatat, karena ada beberapa destinasi yang akan dikunjungi dan dilalui dalam waktu lima hari, seperti Danau Tempe, Dego Dego Na Bira, deretan pantai di Nol Kilometer Tanjung Bira, Air Terjun Bissapu, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Jeneponto, hingga akhirnya tiba di Makassar, tentu jaraknya bertambah. Perjalanan dimulai pada sore hari sekitar pukul 16.00 WITA. Kondisi lalu lintas cenderung ramai lancar dan sedikit padat akibat truk-truk serta bus yang mulai keluar menjelang malam saat tim menuju Sengkang. Berbeda dari Lintas Nusa pertama yang hanya berisi dua orang, kali ini Veloz Hybrid membawa tiga orang dewasa yang, bersama barang bawaan, memiliki total bobot sekitar 268 kilogram (kg). Selama perjalanan, pendingin udara atau air conditioner (AC) di dalam kabin tetap menyala. Gaya berkendara cenderung normal pada kecepatan 50 sampai 80 kpj, namun sesekali memang sedikit agresif, terutama ketika menyalip truk atau saat menghadapi rute menanjak curam sambil memindahkan ke mode POWER. Hasil Singkat cerita, sampai hari terakhir sebelum menuju Makassar, indikator bahan bakar Veloz Hybrid tersisa dua bar. Sementara rata-rata konsumsi BBM yang tercatat mencapai 19,1 kilometer per liter (kpl). Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Sulawesi Hal ini sedikit menegangkan. Pasalnya, meski jarak menuju Makassar berdasarkan peta digital masih sekitar 108 km lagi dengan waktu tempuh sekitar empat jam, situasi jalan yang didominasi kawasan perkotaan akan cenderung padat. Masih dalam konfigurasi yang sama, yakni tiga orang penumpang dewasa serta AC yang menyala, akhirnya setelah lebih dari empat jam perjalanan, saya bersama tim tiba di Makassar dengan total jarak tempuh 718,6 km. Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Sulawesi Saat melihat MID, konsumsi BBM ternyata meningkat menjadi 20,3 kpl dengan posisi indikator bahan bakar tersisa satu bar. Padahal dalam perjalanan kali ini kondisi lalu lintas cenderung padat dan banyak didominasi situasi stop and go. Menariknya, berdasarkan data pada MID, dengan indikator bahan bakar tersisa satu bar, Veloz Hybrid masih mampu melanjutkan perjalanan sejauh 73 km. Hasil ini cukup memuaskan. Pasalnya, selama perjalanan dari Palopo hingga titik akhir, redaksi sama sekali tidak melakukan pengisian bahan bakar. Ketika melakukan pengisian BBM ulang hingga posisi yang sama di Makassar, hasilnya beda tipis. Kapasitas tangki Veloz Hybrid mencapai 43 liter, sementara jumlah BBM yang dikonsumsi saat diisi ulang sekitar 35 liter. Bila dihitung berdasarkan total jarak tempuh, rata-rata konsumsi BBM mencapai 20,5 kpl. Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Sulawesi Sebagai catatan, sebelumnya pada hari kedua perjalanan dari Sengkang menuju Tanjung Bira, saya juga sempat mendapatkan rata-rata konsumsi BBM yang lebih tinggi, yakni 22,0 kpl. Kesimpulan Efisiensi BBM Veloz Hybrid tentunya tak lepas dari teknologi yang disematkan Toyota. Kolaborasi kerja mesin dan motor listrik membuat penggunaan bahan bakar bisa ditekan. Saat berkendara dalam kecepatan rendah atau ketika menghadapi kepadatan lalu lintas di perkotaan, pengendara bisa memanfaatkan mode berkendara EV, di mana motor listrik akan mengambil peran untuk menggerakkan roda. Dengan kata lain, Veloz Hybrid bisa berjalan hanya dengan mengandalkan daya baterai layaknya mobil listrik murni, sementara mesin bensin beristirahat sejenak. Namun, dengan catatan kondisi baterai memadai. Selain itu, perlu dicatat hasil konsumsi BBM yang saya dapat tidak bisa menjadi patokan. Pasalnya, ada banyak faktor yang memengaruhi, seperti kondisi jalan, gaya berkendara, kondisi mesin, jenis bahan bakar yang digunakan, bobot kendaraan, tekanan udara ban, hingga cuaca. Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 Sulawesi Karena itu, bisa dipastikan akan ada perbedaan hasil konsumsi BBM pada setiap etape perjalanan Veloz Hybrid Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi.