Kenaikan harga avtur belakangan ini berdampak langsung pada melambungnya tarif tiket pesawat domestik. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mulai melirik kembali moda transportasi darat, salah satunya bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP). Meski memakan waktu perjalanan yang jauh lebih lama, bus AKAP menawarkan stabilitas harga tiket yang lebih terjangkau. Bagi mereka yang tidak mengejar waktu, perjalanan ribuan kilometer melintasi rute-rute ekstrem di Indonesia kini kembali menjadi pilihan rasional. Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com, setidaknya ada tiga PO bus yang memiliki trayek terjauh di Indonesia saat ini. 1. PO ALS: Medan – Jember Bus baru PO ALS pakai bodi Legacy SR3 Neo HD Prime Ultimate R Trayek bus AKAP terjauh masih dipegang oleh sang "Legenda Lintas Sumatera", PO Antar Lintas Sumatera (ALS). Perusahaan asal Sumatera Utara ini memiliki trayek aktif dari Medan hingga Jember, Jawa Timur. Sewan, salah satu pemilik PO ALS, mengatakan bahwa rute ini merupakan salah satu yang paling menantang secara operasional. "Kalau soal trayek terjauh, saya enggak tahu pasti. Tapi ALS punya trayek aktif Medan – Jember. Lama perjalanannya bisa empat hari empat malam," ucap Sewan kepada Kompas.com Rabu (15/4/2026). Untuk rute yang membelah Pulau Sumatera dan Jawa ini, penumpang cukup membayar Rp 950.000. Dengan harga di bawah satu juta rupiah, penumpang sudah mendapatkan kelas Patas Executive dengan fasilitas AC dan toilet. Bandingkan dengan tiket pesawat rute serupa yang saat ini bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat saat musim ramai. 2. PO Sempati Star: Jakarta – Banda Aceh Bus AKAP baru PO Sempati Star Selanjutnya ada PO Sempati Star yang melayani rute dari Jakarta menuju ujung utara Sumatera, Banda Aceh. Agus, Koordinator Operasional Jakarta PO Sempati Star, menyebutkan tarif rute ini dipatok Rp 1,1 juta. "Dulu sempat ada yang double decker (bus tingkat), tapi sekarang sudah tidak digunakan untuk rute Jakarta. Sekarang dipakai untuk Pekanbaru – Banda Aceh," kata Agus. Meskipun tarifnya menembus angka satu juta, harga ini masih dianggap kompetitif bagi penumpang yang membawa banyak barang bawaan, mengingat mahalnya biaya bagasi pesawat saat ini. 3. PO SAN: Pasir Pangaraian – Blitar Bus baru PO SAN PO Siliwangi Antar Nusa (SAN) juga memiliki rute yang tak kalah jauh, yakni menghubungkan Pasir Pangaraian di Riau dengan Blitar di Jawa Timur. Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 48 jam atau dua hari jika kondisi lalu lintas lancar. Kurnia Lesani Adnan, Direktur PO SAN, mengatakan ada dua pilihan kelas untuk rute ini yang bisa menjadi alternatif pengganti pesawat: Eksekutif, fasilitasnya sangat memadai untuk perjalanan jauh, mulai dari kursi 2-2 dengan leg rest yang lega, bantal, selimut, hingga servis makan dua kali dan snack. Bisnis AC, menggunakan kursi 2-2 tanpa leg rest, namun tetap mendapatkan servis makan dua kali. "Untuk yang eksekutif Rp 1,2 juta, untuk yang kelas bisnis Rp 860.000," ujar pria yang akrab disapa Sani tersebut. Fenomena mahalnya tiket pesawat akibat harga avtur membuat bus AKAP dengan trayek ribuan kilometer tetap eksis. Meski harus menghabiskan waktu berhari-hari di jalan, fasilitas bus yang semakin modern dan harga yang relatif tetap menjadi daya tarik utama bagi para pencinta perjalanan darat. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang