Kampas rem adalah komponen vital yang menentukan keselamatan saat berkendara. Fungsinya untuk memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan membuat bagian ini bekerja keras setiap kali mobil digunakan. Seiring waktu, kampas rem akan menipis akibat gesekan, sehingga penting bagi pemilik mobil untuk memahami tanda-tanda saat komponen ini sudah harus diganti. Jimmy HS, Kepala Bengkel Auto2000 Jatiasih, mengatakan, ada beberapa tanda kampas rem mobil perlu diganti, salah satunya minyak rem yang berkurang. Pengecekan rem mobil di bengkel Suzuki Volume minyak rem berkurang tanpa ada kebocoran, bisa jadi indikasi bahwa kampas rem sudah waktunya perlu diganti. “Kemudian, muncul suara decit saat di rem, ini terjadi karena kampas rem dilengkapi dengan limiter, ketika kampas akan habis akan muncul suara berdecit,” ucap Jimmy kepada Kompas.com, belum lama ini. Suara ini bukan tanpa alasan. Pada kampas rem modern, terdapat indikator atau limiter yang memang dirancang untuk memberikan peringatan kepada pengemudi bahwa ketebalan kampas sudah menipis dan perlu segera diganti. Kampas rem mobil Bendix Heavy Duty Tak hanya dari suara, gejala lain juga bisa dirasakan dari pedal rem. Jika pedal terasa lebih dalam saat diinjak, hal ini bisa menjadi indikasi kampas rem sudah aus. Kondisi ini terjadi karena jarak antara kampas dan tromol atau piringan semakin jauh, sehingga membutuhkan tekanan lebih panjang untuk menghasilkan pengereman yang optimal. Selain itu, Jimmy mengatakan, ketika menginjak pedal rem dan terasa bergetar juga bisa menjadi tanda kampas rem habis. Ilustrasi mengerem mobil. “Kampas rem terutama roda depan yang habis permukaanya tidak rata, sehingga tidak mampu mencengkram piringan dengan sempurna, sehingga membuat pedal terasa getar,” ucap dia. Getaran ini menandakan permukaan kampas tidak lagi rata, sehingga daya cengkeram terhadap piringan rem menjadi tidak maksimal. Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya mengurangi efektivitas pengereman, tetapi juga berpotensi merusak komponen lain. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang