Jaecoo J5 EV di IIMS 2026 Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, mengatakan bahwa saat ini produksi J5 EV tidak lagi terpusat di satu pabrik. Perusahaan telah mengoptimalkan dua fasilitas untuk meningkatkan output sekaligus mempercepat distribusi unit ke pelanggan. GULIR UNTUK LANJUT BACA “Sekarang produksi melibatkan dua pabrik. Jadi tidak hanya di satu tempat, tapi ada dua fasilitas untuk memaksimalkan dan mempercepat produksi serta pengiriman ke konsumen,” ujar Jim Ma di Jakarta belum lama ini.Langkah ini diambil seiring lonjakan permintaan yang cukup signifikan. Bahkan, distribusi J5 EV disebut telah mencapai kisaran 3.000 unit per bulan sejak awal tahun 2026. Angka tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, seiring penguatan kapasitas produksi.Dengan tambahan fasilitas tersebut, perusahaan optimistis waktu inden dapat ditekan. Saat ini, untuk wilayah Jakarta, waktu tunggu diklaim sudah kurang dari satu bulan. Sementara itu, konsumen di luar Pulau Jawa masih membutuhkan waktu lebih lama, terutama karena faktor distribusi dan logistik.“Kalau di Jakarta mungkin kurang dari satu bulan, tapi di luar Jawa bisa lebih lama karena pengiriman. Namun secara umum kami terus berupaya agar waktu tunggu semakin singkat,” kata dia.Tak hanya memperluas kapasitas pabrik, strategi produksi J5 EV juga diperkuat melalui kolaborasi dengan dua mitra manufaktur. Saat ini, produksi kendaraan listrik tersebut melibatkan Handal dan Inchcape sebagai partner perakitan di dalam negeri.Jim Ma menjelaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus memberikan fleksibilitas dalam memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.“Kami memiliki dua partner untuk produksi J5, yaitu Handal dan Inchcape. Kerja sama ini bersifat jangka panjang dan akan terus kami kembangkan,” ujarnya.Dengan adanya dua mitra tersebut, perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan volume produksi tanpa mengorbankan kecepatan distribusi. Hal ini dinilai penting, terutama untuk menjaga kepuasan konsumen di tengah tingginya minat terhadap kendaraan listrik.Di sisi lain, peningkatan produksi juga didukung oleh penguatan jaringan distribusi yang terus berkembang. Infrastruktur yang semakin luas diharapkan mampu menopang pertumbuhan penjualan sekaligus memastikan layanan kepada konsumen tetap optimal.Ke depan, perusahaan menegaskan akan terus memprioritaskan pemenuhan permintaan pasar dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada, baik dari sisi fasilitas produksi maupun kemitraan manufaktur. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA “Kami akan terus memaksimalkan produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan. Fokus kami adalah memastikan konsumen bisa mendapatkan unit lebih cepat,” tuturnya.Dengan strategi dua pabrik dan kolaborasi manufaktur ini, J5 EV diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan di pasar kendaraan listrik nasional, sekaligus memperkuat daya saing di tengah kompetisi yang semakin ketat