Honda resmi membawa kembali nama Prelude ke pasar Indonesia, kali ini dengan pendekatan berbeda. Bukan sekadar coupe sport, model generasi keenam ini hadir sebagai mobil sport hybrid yang mengusung teknologi elektrifikasi terbaru. “Prelude hadir sebagai wajah awal mobil elektrifikasi Honda di Indonesia. Melalui model ini, kami ingin menghadirkan mobil sport hybrid yang tetap mempertahankan karakter Honda yang menyenangkan untuk dikendarai,” kata Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy, Jumat (23/1/2026). Honda Prelude Prelude pertama kali diperkenalkan pada 1979 dan telah melalui lima generasi sebelum akhirnya disuntik mati pada awal 2000-an. Kini, model legendaris tersebut kembali dengan konsep sporty hybrid yang dirancang relevan dengan kebutuhan era elektrifikasi. Dari sisi tampilan, Honda Prelude mengusung postur rendah dengan garis bodi yang mengalir mulus. Honda Prelude Lampu depan multifungsi bergaya sayap memperkuat identitas sporty, dipadukan detail modern seperti flush door handle, grille beraksen black chrome, sentuhan warna biru khas mobil elektrifikasi, hingga antena model glass-printing yang memberi kesan futuristis. Masuk ke kabin, nuansa sport dipadukan dengan sentuhan elegan melalui kombinasi warna dua-tone Blue & White. Kursi pengemudi dirancang dengan karakter sporty, sementara kursi penumpang tetap mengutamakan kenyamanan. Honda Prelude Logo Prelude dibordir pada bagian headrest sebagai identitas model legendaris ini. Nuansa sport coupe semakin terasa lewat setir D-shaped, paddle shift berbahan metal, serta full-graphic meter cluster eksklusif. Untuk hiburan, tersedia layar sentuh 9 inci yang terintegrasi dengan Honda Connect berbasis Google built-in, mencakup Maps, Play, dan Assistant. Honda Prelude Sistem audio premium Bose dengan delapan speaker dan fitur Dynamic Speed Compensation turut disematkan untuk menjaga kualitas suara tetap optimal di berbagai kecepatan. Urusan dapur pacu, All New Prelude mengandalkan sistem hybrid Honda e:HEV yang dipadukan dengan inovasi Honda S+ Shift. Teknologi ini menghadirkan sensasi perpindahan gigi virtual 8-percepatan meski penggerak utamanya berasal dari motor listrik. Honda juga menyematkan Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin selaras dengan putaran RPM, serta fitur Coasting Control yang memberi sensasi meluncur bebas layaknya glider. Pengemudi dapat memilih mode berkendara Sport, GT, Comfort, atau Individual yang dapat dikustomisasi hingga enam aspek, termasuk suspensi, karakter suara mesin, sampai pengaturan adaptive cruise control. Menariknya, Prelude menggunakan basis sasis Honda Civic Type R. Di dalamnya tertanam suspensi depan Dual-Axis Strut, Adaptive Damper System, sistem pengereman Brembo, serta pelek rigid 19 inci yang dirancang untuk menjaga stabilitas sekaligus meredam kebisingan. Untuk performa, Honda Prelude dibekali mesin bensin 2.0 liter in-line 4-cylinder yang dikombinasikan dengan sistem hybrid Honda e:HEV Strong Hybrid System. Mesin bensin menghasilkan tenaga 137 dk, sedangkan motor listrik menyumbang 181 dk. Total tenaga sistem diklaim berada di kisaran 200 dk. Karakter pengendalian juga menjadi salah satu fokus. Meski berangkat dari platform Civic Type R yang dikenal agresif, setelan Prelude dibuat lebih ringan dan mudah dikendalikan agar tetap nyaman digunakan sehari-hari, tanpa menghilangkan karakter sporty. Soal kepraktisan, Prelude tetap ramah untuk kebutuhan harian. Bagasi dengan bukaan liftback mampu menampung dua koper ukuran medium, dua tas golf, atau papan selancar. Kapasitasnya bisa diperluas berkat kursi belakang lipat 60:40, ditambah ruang penyimpanan di bawah lantai serta sekat multifungsi. Untuk keselamatan, Honda membekali Prelude dengan paket Honda SENSING generasi terbaru yang telah dioptimalkan khusus. Tersedia lebih dari 15 fitur bantuan pengemudi, antara lain Collision Mitigation Braking System, Adaptive Cruise Control with Traffic Jam Assist, Lane Keeping Assist System, Pedestrian Collision Mitigation Steering System, Blind Spot Information System, Cross Traffic Monitor, hingga Unintended Acceleration Mitigation. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang