Mobil yang pernah mengalami overheating bisa diperbaiki hingga sembuh total, asalkan diperbaiki dengan baik sesuai standar operasional prosedur (SOP) pabrikan. Tak hanya memperbaiki sistem pendingin mesinnya selaku pemicu, tapi juga perlu memperbaiki dampak panas berlebih di semua sektor. Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan overheating dipicu oleh masalah pada sistem pendinginan mesin. “Ada beberapa komponen sistem pendinginan yang bermasalah, seperti; radiator, selangnya, thermostat, motor kipas, dan pompa air, semua itu harus diperiksa dan diperbaiki bila rusak, agar kejadian tak berulang,” ucap Muchlis kepada KOMPAS.com, Rabu (7/1/2026). Selain mencari tahu penyebabnya, dampak dari overheating juga harus diperiksa secara menyeluruh. Pasalnya, hampir semua komponen mesin mobil terdampak oleh panas berlebih tersebut. “Nah yang paling umum, dampak mesin overheating itu kepala silinder atau blok mesin bisa melengkung, SOP-nya harus diganti, tapi untuk menekan biaya masih boleh di bubut untuk diratakan,” ucap Muchlis. Ilustrasi mesin mobil overheating Dalam hal ini, bila proses perataan permukaan kepala silinder tidak optimal atau masih terdapat celah yang tak bisa ditoleransi, kejadian overheating bisa muncul kembali. “Proses perbaikan overheating, dengan turun mesin, bukan sekadar bongkar pasang, tapi termasuk pengukuran untuk mencari komponen yang rusak dan harus diganti, limit celah kepala silinder tak boleh lebih dari 0,5 millimeter,” ucap Muchlis. Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan agar mobil yang pernah mengalami overheating sembuh total, maka perbaikan harus dengan perhitungan tepat. Panas berlebih pada mesin bisa terjadi berulang karena diperbaiki dengan asal-asalan. Bisa karena menekan pengeluaran ongkos dan memang kompetensi pihak bengkel tidak mumpuni. “Misal panas berlebih membuat piston meleleh, kepala silinder bengkok, dan kerusakan lainnya, semua harus diperbaiki atau diganti sesuai standar pabrikan,” ucap Jayan. Ilustrasi gasket kepala silinder Komponen yang rusak, tapi tidak diganti karena keterbatasan dana atau mekanik tidak teliti, tentu akan membuat mobil mengalami panas berlebih kembali, bahkan bisa muncul masalah lain. “Selama perbaikannya benar, sesuai dengan SOP pabrikan, mobil yang sudah pernah overheating bisa kembali prima atau sembuh total,” ucap Jayan. Jadi, perbaikan mobil yang pernah mengalami overheating, agar unit sembuh total harus dengan metode tepat dan sesuai standar pabrikan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang