Hingga akhir Januari 2026, pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell Super dan Shell V-Power masih terpantau langka di sejumlah SPBU Shell di Jakarta dan sekitarnya. Kondisi ini membuat sebagian konsumen bertanya-tanya, terutama karena pilihan BBM di SPBU swasta lain mulai kembali lengkap seperti sebelumnya. Menanggapi kondisi ini, Shell Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memastikan kelancaran pasokan. Kondisi SPBU Shell yang sepi sejak tidak ada lagi pasokan BBM. “Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor bahan bakar minyak (BBM) tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku,” ujar Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, dalam keterangannya, kepada Kompas.com, Kamis (29/1/2026). Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa ketersediaan produk BBM Shell juga berkaitan dengan proses administratif dan regulasi impor yang harus dijalankan sesuai aturan. “Shell Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan BBM selama ini sehingga kami dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM berkualitas melalui mitra kami,” ucap Ingrid. Shell Super (RON 92) mulai tersedia kembali di beberapa SPBU Shell di Jabodetabek dan sekitarnya Dengan adanya koordinasi tersebut, Shell berharap distribusi berbagai varian BBM unggulannya dapat kembali berjalan optimal di seluruh jaringan SPBU. Kelangkaan Shell Super dan V-Power ini menjadi perhatian karena kedua produk tersebut memiliki basis pelanggan loyal, terutama di segmen kendaraan modern yang membutuhkan BBM dengan oktan lebih tinggi. Kini, publik menanti langkah lanjutan agar pasokan kembali normal dan pilihan BBM di SPBU Shell bisa kembali selengkap SPBU swasta lainnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang