SPBU di Lampung yang digerebek warga karena jual BBM subsidi ilegal Sebuah SPBU di Lampung Timur mendadak ramai didatangi warga setelah aktivitas mencurigakan terlihat pada Minggu malam. Kejadian itu terjadi di SPBU Srimenanti, Bandar Sribhawono, dan langsung memicu ketegangan. Warga geram setelah melihat sebuah truk tetap mengisi BBM meski SPBU sudah tutup. Situasinya semakin mencurigakan karena truk tersebut membawa tabung besi besar yang diyakini mampu menampung ribuan liter solar.Aksi ini diduga berkaitan dengan praktik penjualan BBM secara ilegal, yang sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Dalam beberapa bulan terakhir, warga sering mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar bersubsidi. Petani hingga sopir truk kerap harus antre panjang bahkan pulang tanpa membawa BBM karena jawaban “habis”. Kondisi ini membuat dugaan permainan distribusi BBM makin kuat di mata masyarakat.Melihat aktivitas tersebut terjadi diam-diam pada malam hari, kemarahan warga langsung memuncak. Mereka merasa perlakuan seperti ini tidak adil di tengah kelangkaan solar yang mereka hadapi. Dalam video yang beredar, warga menghentikan pengisian BBM itu dan meminta klarifikasi dari pihak SPBU. Dua orang dari dalam truk kemudian diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi datang untuk menenangkan situasi dan memastikan peristiwa tidak berkembang menjadi keributan besar. Truk dengan nomor polisi BE 8542 ADU juga dibawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan. Dikutip VIVA Otomotif dari Instagram @lampung.live, Selasa 18 November 2025, Kapolres Lampung Timur AKBP Hety Patmawati turut turun langsung memantau kondisi di lokasi. Kehadirannya membuat suasana lebih kondusif dan memastikan proses penyelidikan dapat berjalan.Kasus ini kembali membuka sorotan soal pengawasan distribusi BBM bersubsidi di daerah. Warga berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi dan penyaluran solar dapat dilakukan secara transparan.