McLaren 720S yang terbelah dua akibat kecelakaan tunggal di Sukoharjo, Rabu (8/7/2026), ternyata memiliki status pajak kendaraan yang masih aktif. Fakta tersebut terungkap setelah polisi mengidentifikasi kendaraan berdasarkan nomor rangka dan nomor mesin, menyusul ditemukannya penggunaan pelat nomor palsu saat insiden. Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan supercar yang dikemudikan kreator konten Andra ST terdaftar dengan nomor polisi AD 124 ST, bukan B 331 seperti yang terpasang saat insiden. Ia menjelaskan, STNK kendaraan tercatat atas nama Febrian Paundra Alditama (21) alias Andra ST. Menurut Doohan, STNK McLaren tersebut diterbitkan pada 6 Juli 2026 dan telah terdaftar di Samsat Sukoharjo. "Diterbitkan tanggal 6 Juli 2026. Sudah, ya, 6 Juli 2026 terdaftar registrasi di Samsat Sukoharjo. Cetakannya 6 Juli 2026," kata Doohan, dikutip dari , Jumat (10/7/2026). Pajak tahunan McLaren 720S yang kecelakaan di Sukoharjo hingga terbelah dua, Rabu (8/7/2026). Berdasarkan pantauan Kompas.com melalui aplikasi New Sakpole, McLaren 720S Spider tahun 2023 tersebut memiliki status pajak lunas dengan masa berlaku hingga 6 Juli 2027. Sementara itu, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) masih berlaku sampai 6 Juli 2031. Untuk pajak tahunannya, pemilik kendaraan harus membayar Rp 156.696.000. Nilai tersebut terdiri dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pokok sebesar Rp 94.309.000, opsen PKB Rp 62.244.000, serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp 143.000. Dengan demikian, kendaraan tersebut tidak memiliki tunggakan maupun denda pajak sehingga total kewajiban pajak tahunannya tetap Rp 156.696.000. Sebagai informasi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.45 WIB di Jalan Raya Sukoharjo-Solo, tepatnya di depan Rumah Makan Pak Cipto, Kecamatan Grogol. Saat melaju dari arah Sukoharjo menuju Solo, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sehingga mobil oleng ke kiri dan menghantam pagar, tiang telepon, serta tiang listrik. Benturan keras membuat bodi McLaren terbelah dua. Bagian depan mobil masih sempat melaju sebelum berhenti setelah menabrak beton pembatas jalan, sementara aki kendaraan terlempar hingga memecahkan pintu kaca sebuah minimarket di lokasi kejadian.