Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan meluncurkan layanan Transjakarta rute 51ST yang menghubungkan kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Bundaran Senayan dengan HBKB Ancol resmi beroperasi. Layanan ini beroperasi hanya saat HBKB (hari Minggu) pukul 06.00–10.00 WIB. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan, tarif layanan mengikuti tarif reguler Transjakarta sebesar Rp3.500. Khusus pada hari peluncuran, Minggu (9/8/2026), masyarakat dapat menggunakan layanan dengan tarif Rp1. Pada pelaksanaan HBKB berikutnya, tarif kembali menjadi Rp3.500. “Layanan ini kami hadirkan untuk memberikan alternatif perjalanan menggunakan transportasi publik bagi masyarakat yang ingin menuju HBKB Ancol. Dengan layanan khusus ini, masyarakat dapat berpindah dari kawasan Bundaran Senayan menuju Ancol tanpa perlu menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Budi dikutip dari keterangan resmi, Selasa (11/8/2026). Masuk Ancol Gratis Lebih lanjut, layanan 51ST menempuh rute sepanjang 34,9 kilometer dengan 18 titik pemberhentian. Dari Bundaran Senayan menuju HBKB Ancol, bus melayani Senayan Bank Jakarta, Polda Metro Jaya, Bendungan Hilir, Karet, Dukuh Atas, Tosari, Bundaran HI Astra, MH Thamrin, Kebon Sirih Arah Utara, Monumen Nasional, Pecenongan, Juanda, Pasar Baru Timur, Jembatan Merah. Kemudian melewati Gunung Sahari, Pademangan, hingga Bundaran Symphony of The Sea yang merupakan area dalam Ancol. Pemprov DKI Jakarta meluncurkan layanan TransJakarta rute khusus yang menghubungkan Bundaran Senayan dengan Symphony of the Sea Ancol, Jakarta Utara pada Minggu (9/8/2026). Artinya penumpang tidak perlu membayar tiket masuk ke Ancol. Sedangkan, untuk arah sebaliknya, bus melayani Bundaran Symphony of The Sea, Pademangan, Gunung Sahari, Jembatan Merah, Pasar Baru Timur, Juanda, Pecenongan. Kemudian melintasi Monumen Nasional, Kebon Sirih Arah Utara, MH Thamrin, Bundaran HI Astra, Tosari, Dukuh Atas, Karet, Bendungan Hilir, Polda Metro Jaya, Senayan Bank Jakarta, hingga Bundaran Senayan. Pakai Bus Listrik Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, kehadiran rute tersebut menghubungkan dua kawasan HBKB di Jakarta sekaligus memberikan pilihan mobilitas bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan menikmati ruang publik. “Rute ini menghubungkan dua kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta, sehingga warga memiliki pilihan mobilitas yang nyaman untuk berolahraga, berekreasi, maupun menikmati ruang publik,” katanya dikutip dari keterangan yang sama. Layanan menggunakan tujuh bus listrik tipe EV Hideck dengan headway 15–20 menit. Rute ini menjadi pilihan mobilitas bagi masyarakat yang ingin mengakses kawasan HBKB Ancol menggunakan transportasi publik.