Melepas roda belakang pada sepeda motor skuter matik (skutik) kerap dianggap sebagai pekerjaan yang tidak sederhana. Prosesnya bahkan sering kali terasa lebih merepotkan dibandingkan motor bertransmisi manual. Salah satu penyebab utamanya adalah mur as roda belakang yang terpasang sangat kencang, bahkan tak jarang sudah mengalami karat akibat usia pemakaian dan paparan air. Kondisi tersebut membuat pelepasan roda belakang membutuhkan tenaga ekstra serta peralatan khusus, seperti kunci torsi atau kunci angin. Tanpa alat yang memadai, risiko mur dol, baut rusak, hingga komponen lain ikut terdampak menjadi lebih besar. Rasyid, Service Advisor Ahass Sappitu Cawas, Klaten mengatakan penyebab roda belakang skutik susah dilepas ada banyak kemungkinan seperti karat, mur terlalu kencang dan keterbatasan alat. “Kalau di bengkel resmi umumnya alat sudah lengkap, hambatan justru datang ketika mur as roda terlalu keras atau lengket karena karat, biasanya karena sudah lama tidak dilepas,” ucap Rasyid kepada KOMPAS.com, Selasa (20/1/2026). Melepas roda belakang sebaiknya dilakukan dengan melepas knalpot agar ruang untuk memasang kunci lebih luas. Hal ini dapat mencegah kerusakan mur as roda. Ilustrasi baut roda motor “Lepas mur as roda pakai kunci sok yang ukurannya sesuai, lalu disambung dengan kunci L dan disambung dengan pipa bila berat, panjang lengan kuasa akan membaut mur lebih ringan diputar,” ucap Rasyid. Setelah mur as roda terlepas, kadang roda juga macet dengan tromol rem. Khususnya motor yang jarang melakukan perawatan. Permukaan tromol yang cekung akan tersangkut dengan kampas rem. “Melepas roda belakang menjadi berisiko terhadap kerusakan rem, maka dari itu motor sebaiknya dirawat secara berkala agar tak terjadi hal-hal diluar prediksi,” ucap Rasyid. Jadi, hambatan melepas roda belakang skutik bisa karena keterbatasan alat, harus melepas knalpot, mur as roda keras, dan rem tersangkut dengan pelek. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang