Insiden roda belakang Honda Scoopy yang copot di jalan mendadak viral di media sosial. Rekaman yang beredar di Instagram dan TikTok itu memancing beragam reaksi warganet. Dari kejadian itu, sejumlah pertanyaan muncul, salah satunya bagaimana mungkin ban atau roda skutik bisa terlepas tiba-tiba saat melaju? Menanggapi fenomena ini, Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Wahyu Budhi, menjelaskan bahwa roda atau ban motor bisa terlepas bukan tanpa sebab. Menurutnya, faktor paling umum adalah mur as roda belakang yang kendor. Ilustrasi Velg bengkok pada ban belakang motor “Ini penyebab paling umum. Jika mur pengunci as roda belakang tidak dikencangkan dengan torsi yang benar (kurang kencang), getaran motor saat berjalan akan membuatnya perlahan kendur hingga akhirnya lepas,” kata Wahyu, kepada Kompas.com (19/1/2026). Selain itu, kondisi drat atau ulir pada as roda juga berperan penting. Drat yang sudah aus atau rusak membuat mur tidak bisa mencengkeram dengan sempurna. Akibatnya, pengunci roda menjadi tidak maksimal dan berisiko terlepas saat motor digunakan. “Bearing yang aus atau rusak parah akan membuat roda tidak berputar sejajar, menimbulkan guncangan, dan bisa memicu kerusakan pada drat as roda,” ucap dia. Roda motor Scoopy lepas Wahyu juga menyinggung peran karet bos engine mounting. Komponen ini berfungsi meredam getaran dan menjaga posisi roda tetap stabil. Jika karet bos pecah atau rusak, roda bisa menjadi goyang dan memberikan tekanan tidak normal pada as roda, sehingga memperbesar risiko kegagalan komponen pengunci. Kasus roda Scoopy yang copot tiba-tiba ini menjadi pengingat penting bagi pengguna skutik harian. Membuka roda belakang Pemeriksaan sederhana seperti memastikan mur as roda dikencangkan sesuai standar, mengecek kondisi bearing, serta tidak menunda penggantian komponen yang aus, bisa mencegah kejadian serupa. Sebab, satu baut atau mur yang dianggap sepele, bisa berujung pada insiden berbahaya di jalan, seperti kejadian pada Honda Scoopy di atas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang