Persaingan SUV listrik di awal 2026 semakin menarik. Sejumlah model baru langsung mendominasi pasar, sementara beberapa nama besar justru tertinggal jauh dari sisi penjualan. Berdasarkan data penjualan Januari–Februari 2026 dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), untuk kategori wholesales, BYD Atto 1 menjadi model terlaris dengan capaian 7.061 unit. Angka ini menempatkannya jauh di atas para pesaing, sekaligus menegaskan kekuatan BYD di segmen kendaraan listrik berbasis baterai. Posisi kedua ditempati Jaecoo J5 EV yang mencatatkan 4.868 unit. Capaian ini cukup mengejutkan, mengingat model tersebut tergolong baru namun langsung mendapat respons positif dari pasar. Jaecoo J5 EV Kemudian, di bawahnya, Geely EX2 membukukan 1.199 unit, diikuti BYD Sealion 7 dengan 956 unit. Keduanya menunjukkan bahwa pemain asal China masih mendominasi segmen SUV listrik, baik dari sisi volume maupun variasi produk. Dominasi ini juga terlihat dari kehadiran merek lain seperti Aion. Model Aion UT mencatatkan 673 unit, disusul Aion V sebanyak 546 unit. Sementara itu, Geely EX5 turut meramaikan papan atas dengan 481 unit. Selain pabrikan China, kontribusi pemain global masih relatif terbatas. Hyundai Kona Electric menjadi salah satu yang menonjol dengan 244 unit, diikuti Chery J6T sebanyak 239 unit dan MG 4 EV dengan 190 unit. Geely EX2 Beberapa model lain seperti Aion Y Plus (187 unit) dan Hyptec HT (139 unit) juga masih mencatatkan kontribusi yang cukup stabil, meski belum mampu menembus papan atas. Sementara itu, model yang sebelumnya cukup populer justru terlihat melemah. Hyundai Ioniq 5 hanya mencatatkan 23 unit, sedangkan Toyota bZ4X berada di angka 16 unit. Bahkan, beberapa model premium seperti Lexus RZ 500e dan BMW iX3 belum mencatatkan penjualan sama sekali. BYD Sealion 7. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi konsumen ke model yang lebih terjangkau dan memiliki fitur kompetitif. Selain itu, agresivitas pabrikan China dalam menghadirkan produk baru dengan harga bersaing juga menjadi faktor utama. Secara keseluruhan, pasar SUV listrik di awal 2026 masih didominasi oleh merek-merek China dengan volume penjualan yang signifikan. Kondisi ini menandakan persaingan akan semakin ketat ke depan, terutama jika pemain global tidak segera merespons dengan strategi yang lebih agresif, baik dari sisi harga maupun produk. Aion UT Berikut ini daftar penjualan SUV listrik pada Januari-Februari 2026: 1. BYD Atto 1 – 7.061 unit2. Jaecoo J5 EV – 4.868 unit3. Geely EX2 – 1.199 unit4. BYD Sealion 7 – 956 unit5. Aion UT – 673 unit6. Aion V – 546 unit7. Geely EX5 – 481 unit8. Hyundai Kona Electric – 244 unit9. Chery J6T – 239 unit10. MG 4 EV – 190 unit11. Aion Y Plus – 187 unit12. Hyptec HT – 139 unit13. Chery Omoda E5 – 92 unit14. Polytron G3+ – 81 unit15. Xpeng G6 – 78 unit16. Neta V-II – 62 unit17. Polytron G3 – 59 unit18. Changan Deepal S07 – 46 unit19. Citroen e-C3 – 45 unit20. VinFast VF e34 – 47 unit21. iCar 03 – 35 unit22. BYD Dolphin – 26 unit23. Hyundai Ioniq 5 – 23 unit24. MG ZS EV – 19 unit25. Toyota bZ4X – 16 unit26. Neta X – 10 unit27. VinFast VF 5 – 13 unit28. VinFast VF 6 Eco – 2 unit29. VinFast VF 6 Plus – 2 unit30. Mazda MX-30 – 2 unit31. VinFast VF 7 Eco – 1 unit32. Mercedes-Benz EQB – 1 unit33. BMW iX - 1 unit34. BMW iX3 - 0 unit35. Lexus RZ 500e – 0 unit36. BYD Atto 3 – 0 unit *data Gaikindo (diolah) KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang