Fitur jok elektrik kini semakin umum ditemui pada mobil modern, bahkan di segmen menengah. Piranti ini tak hanya menambah kenyamanan, tetapi juga memberikan kesan premium pada kabin. Namun, masih banyak pemilik mobil yang ragu menggunakannya karena khawatir soal keawetan dan biaya perawatan. Padahal, menurut Feri Gusrijal, pemilik bengkel spesialis Ferari Jok di Cibubur, jok elektrik justru tergolong awet dan tidak membutuhkan perawatan rumit jika dipasang dengan benar. Rekomendasi jok mobil di Raja Jok Bogor “Sebenarnya jok elektrik itu awet dan low maintenance, asal dipasang dengan cara yang benar,” ujar Feri kepada Kompas.com (2/4/2026). Kunci utama dari jok elektrik yang tahan lama terletak pada instalasi kelistrikannya. Kesalahan kecil saat pemasangan kabel bisa berdampak serius, mulai dari sekring putus, motor tidak bekerja, hingga risiko korsleting. “Kuncinya ada di instalasi kabel. Di tempat kami, setiap jok elektrik dipasangkan dengan kabel baru yang langsung disambungkan ke aki, ditambah sikring pemutus untuk keamanan,” ucap Feri. MINI Clubman di Indoensia sudah dilenkapi electric seat. “Dengan metode ini, sistem kelistrikan mobil tetap aman dan tidak menggugurkan garansi pabrikan, karena tidak menyentuh kabel asli mobil,” kata dia. Selain instalasi, perawatan harian juga memegang peranan penting. Salah satu hal yang perlu dihindari adalah membersihkan jok menggunakan air secara berlebihan. Hal ini karena motor penggerak dan modul kelistrikan berada di bawah kursi, sehingga sangat rentan terhadap kelembaban. Ilustrasi kursi mobil. Feri menyarankan untuk membersihkan area jok menggunakan vacuum cleaner atau lap lembap. Selain itu, hindari meletakkan benda berisi cairan seperti botol minum di area kursi, karena berisiko bocor dan merusak komponen di bawahnya. Bagian rel dan gear penggerak jok juga tidak boleh luput dari perhatian. Kotoran dan debu yang menumpuk bisa membuat kerja motor menjadi lebih berat dan mempercepat keausan. Untuk itu, bersihkan secara berkala menggunakan kuas kecil dan semprotkan pelumas ringan seperti silicone spray agar pergerakan tetap halus. Ilustrasi jok kulit mobil Penggunaan jok elektrik juga perlu diperhatikan. Hindari menaruh beban berlebih di atas kursi saat sedang digerakkan, karena dapat membebani motor listrik dan mempercepat kerusakan. Tak kalah penting, kondisi aki mobil harus selalu prima. Jok elektrik membutuhkan suplai daya yang stabil. Jika tegangan aki lemah, gerakan jok bisa melambat atau bahkan macet. Jika mulai terasa ada gangguan, seperti gerakan tersendat, sebaiknya segera lakukan pengecekan di bengkel spesialis interior. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang