– Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) terus memperkuat fasilitas pengujian kendaraan bermotor di Indonesia. Salah satu pengembangan terbarunya ialah proving ground yang berada di fasilitas BPLJSKB di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. BPLJSKB sendiri merupakan unit pelaksana teknis yang melakukan pengujian, sertifikasi, serta memastikan kendaraan bermotor memenuhi standar keselamatan dan laik jalan sebelum digunakan di jalan raya. Proving ground di fasilitas Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kepala BPLJSKB Iman Sukandar mengatakan, fasilitas pengujian di BPLJSKB kini dilengkapi proving ground sehingga pengujian kendaraan bisa dilakukan lebih modern dan menyerupai kondisi nyata di jalan. “Fasilitas di BPLJSKB sangat banyak. Terutama dalam satu tahun terakhir dengan adanya penambahan fasilitas proving ground,” ujar Iman kepada Kompas.com, di Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini. Sebelumnya BPLJSKB sebenarnya sudah memiliki berbagai fasilitas pengujian yang mengacu pada standar nasional. Namun, fasilitas terbaru ini membuat pengujian kendaraan bisa dilakukan secara dinamis. "Sekitar setahun terakhir, ada tambahan fasilitas proving ground yang memungkinkan pengujian dilakukan secara dinamis, sehingga lebih merepresentasikan kondisi sebenarnya saat kendaraan digunakan,” kata dia. - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) sebagai penyedia jasa berhasil menyelesaikan pekerjaan test track pada pembangunan proyek fasilitas uji kendaraan (Proving Ground) Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi dengan PT. Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG) sesuai jadwal. Seluruh fasilitas utama pengujian kendaraan bermotor telah terbangun dan memenuhi standar internasional berdasarkan hasil pengujian dan validasi oleh konsultan global terkemuka, Applus IDIADA dari Spanyol. Iman menjelaskan, proving ground tersebut menggunakan standar dan metodologi pengujian berdasarkan UN Regulation atau regulasi internasional yang dipakai di banyak negara. “Secara internasional, saat ini kami memiliki 17 UN Regulation yang bisa diakomodasi. Dalam proses pengujiannya, digunakan berbagai fasilitas berupa track atau lintasan uji,” ujar dia. Salah satu fasilitas utama di proving ground BPLJSKB ialah high speed oval track. Lintasan berbentuk oval ini memiliki panjang sekitar 3,5 kilometer dan dirancang untuk menguji performa kendaraan dalam kecepatan tinggi. “Pada lintasan ini kendaraan dapat dipacu hingga 250 kilometer per jam di jalur lurus. Sementara pada bagian menikung, kecepatan bisa mencapai 120 sampai 150 kilometer per jam,” kata Iman. Lintasan tersebut digunakan untuk menguji stabilitas kendaraan, kemampuan manuver, hingga performa komponen keselamatan ketika mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Proving ground di fasilitas Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Selain lintasan berkecepatan tinggi, proving ground BPLJSKB juga dilengkapi fasilitas indoor dan outdoor untuk mendukung berbagai metode pengujian kendaraan. “Lengkap, ada fasilitas outdoor dan indoor,” ujar Iman. Fasilitas lain yang menjadi perhatian ialah low friction braking track atau lintasan pengujian pengereman dengan tingkat daya cengkeram rendah. Lintasan licin ini penting sebab dibuat untuk menguji efektivitas rem pada berbagai kondisi jalan. “Lintasan ini memiliki beberapa jenis permukaan jalan, seperti aspal dan basalt tile dengan koefisien gesek yang sangat rendah. Kondisi tersebut dibuat untuk merepresentasikan karakter jalan tertentu yang ada di Indonesia,” kata Iman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang