Produk aditif kendaraan asal Indonesia, Tukang Solar, mencatatkan langkah baru dengan tampil dalam ajang balap jalan raya Bangsaen Grand Prix ke-20 di Thailand. Kehadiran produk besutan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia tersebut menjadi salah satu bukti bahwa inovasi lokal mulai mendapat ruang di kompetisi otomotif internasional. Berdasarkan informasi yang dimuat di laman resmi Tukang Solar, formulasi aditif tersebut dikembangkan untuk mendukung performa mesin diesel modern. Sebelum digunakan pada ajang Bangsaen Grand Prix 2026, produk tersebut telah melalui serangkaian pengujian di bengkel performa di Thailand dan Malaysia. Melalui pengujian dyno test bersama mekanik profesional di Thailand, formula tersebut diklaim mampu meningkatkan tenaga mobil double cabin diesel hingga 5 sampai 8 horsepower (HP). Hasil pengujian itu kemudian menjadi salah satu pertimbangan hingga Tukang Solar digunakan bersama PSC Motorsport, tim balap asal Thailand yang telah meraih berbagai prestasi di kompetisi internasional. Pada Bangsaen Grand Prix ke-20, PSC Motorsport menurunkan KTM X-Bow GTR yang dikemudikan pebalap profesional Jono Lester. Mobil tersebut dikenal sebagai salah satu unit yang sangat langka di Thailand ataupun dunia. Keikutsertaan Tukang Solar dalam ekosistem balap tersebut menjadi tonggak penting bagi produk UKM Indonesia untuk tampil di panggung motorsport internasional. Digunakan Jono Lester di Bangsaen Grand Prix Jono Lester merupakan pebalap GT3 yang memiliki rekam jejak panjang di dunia balap internasional. Ia tercatat sebagai pemenang termuda Porsche Cup pada usia 17 tahun, meraih lima pole position dari tujuh seri Australia GT Championship 2015 menggunakan Ferrari 458, serta mencetak rekor waktu putaran tercepat kategori GT3 di Fuji Speedway, Jepang, pada 2016. Selain itu, Jono juga pernah memenangkan Porsche Motorsport Talent Factory di Italia pada 2010 setelah mengungguli 11 pebalap dari berbagai negara. Ia juga tercatat sebagai pemegang rekor lap tercepat di Bangsaen Grand Prix. Dalam video testimoni yang dibuat untuk Tukang Solar, Jono menyampaikan apresiasinya terhadap produk asal Indonesia tersebut. "Saya sangat bangga bisa menjadi wakil Indonesia untuk merepresentasikan negara ini di ajang Bangsaen Grand Prix dengan produk yang menurut saya sangat keren ini," ujar Jono. Dikembangkan untuk kebutuhan harian hingga balap Berdasarkan lini produk yang dipasarkan melalui situs resminya, Tukang Solar memiliki empat varian, yakni aditif solar, aditif diesel, aditif oli, serta Aditif Solar Pro. Perusahaan menyebut seluruh produk tersebut dirancang untuk membantu mengoptimalkan kinerja mesin, baik untuk kebutuhan kendaraan harian maupun aplikasi berperforma tinggi. Keikutsertaan Tukang Solar di Bangsaen Grand Prix bersama PSC Motorsport menjadi momentum bagi produk UKM Indonesia untuk memperluas eksposur di industri otomotif internasional sekaligus menunjukkan bahwa inovasi lokal mulai mendapat kepercayaan di ajang balap dunia.