Rangkaian Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) yang berada di bawah naungan Eshark Motorsport resmi menutup musim 2025. Ajang tersebut menjadi bagian dari Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan menyuguhkan persaingan ketat antar pembalap serta tim nasional. Sepanjang musim, SAV Motorsport menjadi salah satu tim yang cukup menyita perhatian, terutama lewat kiprah Hendra Kamdani di kelas ITCR 3600 Non Seeded. Mengandalkan BMW E90, musim 2025 dimanfaatkan Hendra dan tim sebagai tahap awal untuk membangun pemahaman teknis sekaligus adaptasi dengan karakter sirkuit Mandalika. Hendra mengakui hasil yang diraih belum sepenuhnya sesuai harapan, namun ia tetap memandang musim debut tersebut sebagai pencapaian yang patut disyukuri. “Alhamdulillah, sebagai balapan pembukaan kemarin sudah cukup bagi saya dan tim, meski ada beberapa hasil yang kurang maksimal karena kendala serta kesiapan mobil yang belum sepenuhnya kami antisipasi,” ujar Hendra. Sejak seri pertama hingga seri keenam, SAV Motorsport memang tidak mematok target juara umum. Prioritas utama tim adalah mempelajari tantangan sirkuit Mandalika yang dikenal memiliki karakter teknis menuntut, sekaligus mengumpulkan data balap sebagai bekal penting. SAV Motorsport menutup MFOS 2025 dengan fokus membangun fondasi. Hendra Kamdani menyiapkan evaluasi dan pengembangan tim menuju musim 2026. “Dari seri 1 sampai seri 6 kami memang tidak menargetkan juara umum di kelas kejurnas. Masih tahap pengenalan karakter sirkuit Mandalika. Insya Allah di 2026 saya dan tim akan mulai membidik gelar juara umum,” kata Hendra. Evaluasi menyeluruh pun akan dilakukan usai berakhirnya musim 2025. Sejumlah pengembangan teknis direncanakan, termasuk perubahan pada beberapa sektor mobil guna meningkatkan performa di musim berikutnya. “Untuk 2026 nanti ada beberapa bagian mobil yang akan kami ubah. Pengalaman sepanjang 2025 menjadi catatan penting bagi saya dan tim untuk pengembangan ke depan,” ujarnya. Selain penguatan teknis, SAV Motorsport juga membuka peluang untuk memperluas partisipasi di lintasan balap. Tim ini mempertimbangkan menurunkan lebih banyak mobil di berbagai kelas, sekaligus memberi ruang bagi pembalap baru untuk tampil pada musim 2026. Menutup musim MFOS 2025, Hendra Kamdani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama satu musim penuh. “Terima kasih untuk BRI yang sudah mensupport saya. Terima kasih juga untuk manajer, chief mekanik, dan seluruh tim SAV Motorsport yang terus mendukung dari awal hingga akhir seri 2025,” ucapnya. Sebagai catatan, pada musim 2025 SAV Motorsport diperkuat tiga pembalap. Hendra Kamdani turun dengan BMW E90, sementara Muhammad Iqbal dan Erwan S masing-masing mengandalkan BMW E36 di kelas yang diikuti. Dengan fondasi yang telah dibangun sepanjang 2025, SAV Motorsport menatap musim 2026 dengan optimisme untuk tampil lebih kompetitif. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang