Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 membuat sejumlah rest area di jalur Tol Trans Jawa diprediksi akan dipadati pengunjung. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Rest Area Km 456 yang kerap viral karena fasilitasnya yang lengkap dan pemandangannya yang indah dengan latar belakang Gunung Merbabu dan Gunung Sindoro. Direktur PT Astari Marga Sarana (Resta Pendopo Km 456), Sutomo, mengatakan jumlah pengunjung di rest area tersebut diperkirakan meningkat signifikan selama periode mudik. Resta Pendopo KM 456 “Berdasarkan pola tahun lalu, kami memperkirakan puncak kunjungan mencapai 12.000 hingga 15.000 orang di kedua sisi (A dan B), dengan rata-rata harian sekitar 9.000 pengunjung,” ujar Sutomo, kepada Kompas.com (16/3/2026). Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola telah melakukan optimalisasi kapasitas parkir. Di sisi A, kapasitas normal yang semula 77 kendaraan ditingkatkan menjadi sekitar 120 kendaraan dengan bantuan marka sementara. Sementara itu, sisi B memiliki kapasitas lebih besar, yakni 129 kendaraan dalam kondisi normal dan masih bisa ditambah. Penumpukan kendaraan yang hendak masuk ke Rest Area 456 A ruas Tol Semarang-Solo pada Sabtu (06/04/2024) sore. “Kami memantau kondisi parkiran secara langsung melalui 40 titik CCTV yang tersebar di area luar dan dalam, dibantu oleh personel keamanan,” kata dia. Namun demikian, pengelola mengingatkan pemudik untuk tidak berlama-lama saat beristirahat, agar terjadi perputaran kendaraan dan tidak terjadi penumpukan. “(Waktu istirahat) idealnya adalah 30 menit. Kami terus memberikan pengumuman melalui pengeras suara agar pengunjung bergantian dengan yang lain,” ujarnya. Lobi Resta Pendopo Km 456A di Tol Semarang-Solo Imbauan ini menjadi penting, terutama di rest area yang populer seperti Km 456. Jika pengunjung terlalu lama berhenti, antrean kendaraan bisa meluas hingga ke badan jalan tol dan berpotensi memicu kemacetan. Dalam kondisi tertentu, penanganan kepadatan juga dapat melibatkan pihak kepolisian. Jika antrean kendaraan sudah sangat panjang, rest area bisa ditutup sementara. “Jika antrean sudah sangat tinggi hingga mencapai jalur utama jalan tol, maka akan diberlakukan diskresi kepolisian. Dalam kondisi tersebut, rest area bisa ditutup sementara, dan kami akan mengimbau pengunjung untuk melanjutkan perjalanan ke rest area berikutnya di Km 487 Boyolali,” kata Sutomo. Resta Pendopo Km 456 Selain itu, fasilitas untuk kendaraan listrik juga telah disiapkan guna mendukung pemudik pengguna mobil elektrifikasi. Pengelola bekerja sama dengan Astra Power untuk menyediakan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). “Bagi pengguna kendaraan listrik, kami bekerja sama dengan Astra Power. Tersedia dua dispenser di masing-masing sisi dengan tiga nozzle berkapasitas medium hingga fast charging, sehingga pengisian hanya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit,” ujarnya. Dengan berbagai upaya tersebut, pemudik diharapkan dapat memanfaatkan rest area secara bijak. Beristirahat secukupnya dan bergantian menjadi kunci agar perjalanan tetap lancar tanpa menimbulkan kemacetan di titik-titik krusial jalur mudik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang