Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait dengan Stok BBM Nasional 21 Hari memancing beragam komentar. Pernyataan ini berawal dari pertanyaan mengenai ketahanan energi nasional terkait isu perang Iran VS Israel dan Amerika Serikat. Lantas, masyarakat pun bertanya-tanya apakah setelah 21 hari BBM nasional akan habis? Agar tidak salah tanggap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menjelaskan maksud dari penyataan itu. Menurutnya pasokan operasional adalah pasokan BBM yang disimpan dan sudah memenuhi kapasitas penimbunan bbm secara nasional yang akan disalurkan kepada masyarakat. "Jumlah pasokan tersebut bersifat dinamis dan terus diperbarui atau dipenuhi kembali sesuai dengan kebutuhan konsumsi energi masyarakat," ungkap Roberth. Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok bbm yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. "Stok ini terus dilakukan top-up ataj penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor,” ujar Roberth. Ia menambahkan kebutuhan terhadap ketersediaan BBM dipenuhi dari 2 sisi.