Persaingan industri otomotif Indonesia semakin ketat seiring bertambahnya merek baru, terutama asal China, yang meramaikan pasar beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat peta persaingan tidak lagi hanya didominasi produsen Jepang, tetapi juga diwarnai kehadiran pabrikan asal Korea Selatan, Eropa, hingga China. Berbagai merek juga terus menawarkan berbagai teknologi, mulai dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV). Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Myochin Mitsuru di booth Mitsubishi di GIIAS 2026. Di tengah persaingan tersebut, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Myochin Mitsuru, menilai kompetisi merupakan hal yang wajar. "Itu merupakan mekanisme pasar. Persaingan adalah hal yang wajar dan tidak menjadi masalah, selama kebijakan yang diterapkan bersifat dapat diprediksi, stabil, dan netral terhadap semua produsen mobil, baik Jepang, China, Korea, maupun Jerman," katanya di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (5/8/2026). Menurut Mitsuru, konsumen Indonesia juga perlu diberikan keleluasaan dalam menentukan teknologi kendaraan yang sesuai dengan kebutuhannya. "Kendaraan hybrid maupun battery electric vehicle (BEV) sama-sama harus menjadi pilihan bagi konsumen Indonesia," ujarnya. Mitsubishi Xforce GIIAS 2026 Nostalgia Mitsuru yang ditemui di booth Mitsubishi di GIIAS 2026, Mitsuru didampingi oleh Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsushi Kurita. Mitsuru mengaku senang dapat mengunjungi booth Mitsubishi. Kunjungan tersebut sekaligus membangkitkan kenangannya saat tinggal di Jepang, ketika ia pernah memiliki sekaligus mengendarai mobil Mitsubishi. "Ya, sebenarnya semuanya baik-baik saja karena secara pribadi saya dulu pernah mengendarai dan memiliki mobil Mitsubishi di Jepang," kata Mitsuru. "Jadi secara pribadi juga, sangat menyenangkan bisa melihat mobil-mobil Mitsubishi di sini. Jadi, ya, terima kasih banyak," ujarnya. Mitsubishi Destinator di GIIAS 2026 Migare Berdasarkan keterangan tambahan Mitsubishi Indonesia, model yang pernah digunakan Mitsuru adalah Mitsubishi Mirage. Mirage merupakan city car yang sempat menjadi salah satu produk andalan Mitsubishi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Model tersebut dipasarkan di Tanah Air pada periode 2012 hingga 2018 dan dikenal sebagai salah satu pilihan mobil perkotaan dengan konsumsi bahan bakar yang efisien.