— Pelek mobil ada berbagai jenis, namun pada dasarnya terbagi tiga yaitu jenis pelek casting, flow forming dan pelek forged. Perbedaan harga antara pelek forged dan pelek casting cukup jauh, bahkan bisa mencapai hampir tiga kali lipat. Christian, dari Aurora Wheels Gallery di MGK Kemayoran, mengatakan bahwa pelek forged memang berada di kelas premium. “Kalau forged ring 18 inci saja bisa jadi sekitar Rp 25.000.000. Kalau yang casting paling Rp 7.500.000. Bisa tiga kali lipatnya," ujar Christian kepada Kompas.com, yang ditemui di Jakarta belum lama ini. Toko pelek Aurora Wheels Galery di MGK Kemayoran Namun selisih ini bukan tanpa alasan, sebab kedua jenis pelek tersebut dibuat dengan proses berbeda dan memberikan karakter berkendara yang juga berbeda. Pelek forged adalah pelek yang dibuat melalui proses tempa. Dalam proses ini, material aluminium padat ditekan dengan tekanan sangat tinggi hingga membentuk struktur yang lebih rapat dan kuat. Hasilnya, pelek jenis forged biasanya lebih ringan karena bisa dibuat lebih tipis tanpa mengurangi kekuatan. Bobot yang lebih rendah membantu mengurangi unsprung weight sehingga akselerasi terasa lebih responsif dan kinerja suspensi menjadi lebih optimal. Paket pelek mobil yang dipadukan dengan ban GT Radial di GIIAS 2025. "Harganya jauh, tapi memang berbeda," ujar Christian. Adapun pelek casting dibuat dengan cara dicetak. Caranya yaitu dengan menuangkan aluminium cair ke dalam cetakan. Proses ini jauh lebih sederhana dan cepat, sehingga biaya produksinya lebih rendah dan harganya lebih terjangkau. Namun, karena struktur materialnya tidak sepadat forged, pelek casting biasanya memiliki bobot lebih berat untuk tetap menjaga kekuatan. Meski begitu, pelek casting sudah cukup aman dan nyaman untuk penggunaan harian. Proses cetaknya yang mudah juga membuat pilihan desain dan model lebih beragam di pasaran. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.