Pelek mobil yang peyang, retak, atau cuil masih bisa diperbaiki. Namun, biaya servisnya bervariasi, tergantung tingkat kerusakan dan metode perbaikan yang dilakukan. Proses perbaikan pelek mulai dari sekadar press untuk mengembalikan bentuk, hingga pengelasan apabila ada bagian retak hingga cuil atau hilang. Runang dari HWS Wheel, Car Part & Accessories menjelaskan, ongkos servis pelek sangat bergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan. Toko dan servis pelek mobil HWS Wheel “Kalau biaya rata-rata servis pelek mobil itu sekitar Rp 250.000 sampai Rp 350.000 untuk pengerjaan press," ujar Runang kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (24/2/2026). Pengerjaan press biasanya dilakukan pada pelek yang mengalami peang atau bengkok akibat menghantam lubang, trotoar, atau jalan rusak. Proses ini bertujuan mengembalikan bentuk pelek mendekati kondisi semula agar kembali presisi dan tidak menimbulkan getaran saat mobil melaju. Namun, bila kerusakan sudah lebih parah dan melibatkan retakan atau bagian yang hilang, penanganannya tentu berbeda. "Tapi kalau perbaikannya sampai tahap pengelasan, seperti tambah daging atau pekerjaan lain yang lebih berat, biayanya bisa mulai dari sekitar Rp 400.000 sampai Rp 1 juta," kata Runang. Toko dan servis pelek mobil HWS Wheel Istilah “tambah daging” kata Runang, maksudnya yaitu menambahkan material di bagian pelek yang rusak atau terkikis. "Tambah daging itu maksudnya misalnya ada bagian pelek yang hilang atau cuil," kata Runang. "Bagian yang hilang tersebut dikembalikan lagi dengan mesin las, lalu dihaluskan kembali supaya bentuknya seperti baru. Prosesnya menggunakan bahan yang sama,” ujarnya. Dengan metode tersebut, bagian pelek yang terkelupas atau terkikis bisa diperbaiki tanpa harus mengganti satu set pelek baru yang harganya jauh lebih mahal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang