Pelek bekas atau rekondisi bisa menjadi alternatif bagi pemilik kendaraan yang ingin meningkatkan tampilan mobil dengan biaya lebih terjangkau. Namun, pembelian pelek seken tidak boleh dilakukan sembarangan karena kondisi yang kurang baik dapat memengaruhi kenyamanan hingga keselamatan berkendara. Kumar dari Kickoff Ciputat, mengatakan pelek merupakan komponen penting yang menopang kinerja roda, sehingga kondisinya harus benar-benar diperhatikan sebelum dibeli. Pelek mobil “Jangan hanya tergiur harga murah atau melihat tampilannya masih mulus. Pastikan struktur peleknya masih layak pakai supaya tetap aman dan nyaman saat digunakan,” ujar Kumar kepada Kompas.com, belum lama ini. Salah satu bagian yang perlu dicek secara teliti adalah lingkaran pelek. Pembeli disarankan memperhatikan kondisi bagian luar, dalam, hingga bibir pelek untuk memastikan tidak ada retakan, bekas patah, atau kerusakan akibat benturan keras. Kumar menjelaskan, kerusakan pada bibir pelek umumnya menandakan roda pernah menghantam lubang atau benda keras. Selain itu, kondisi lingkaran juga harus diperhatikan karena pelek yang sudah tidak bulat atau terlalu peyang dapat memengaruhi kestabilan kendaraan. “Memang sulit mendapatkan pelek bekas yang benar-benar sempurna, tetapi setidaknya kebulatannya masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu performa,” katanya. Bagian lain yang tak kalah penting adalah lubang baut. Kerusakan pada area ini biasanya terjadi akibat penggunaan baut yang tidak sesuai spesifikasi. Sementara itu, kerusakan pada bagian palang dapat menimbulkan bunyi berderit saat kendaraan berjalan. Toko dan servis pelek mobil HWS Wheel Untuk memastikan kelayakan, Kumar menyarankan pembeli melakukan proses balancing setelah pelek dibeli atau sebelum dipasang. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelek masih bisa digunakan dengan aman dan tidak menimbulkan getaran saat mobil melaju. “Kalau masih bisa dibalancing dengan baik, biasanya pelek masih layak dipakai. Tapi tetap perhatikan bentuk lingkarannya karena itu sangat berpengaruh pada handling mobil,” ujarnya. Selain itu, kondisi konstruksi bagian dalam pelek juga perlu diperiksa, harus masih utuh dan tidak terputus. Jika ditemukan tanda perbaikan yang tidak wajar atau bagian yang ditutup, pembeli perlu lebih waspada. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang