Pelek bekas kerap menjadi solusi bagi pemilik mobil yang membutuhkan komponen pengganti dengan harga lebih terjangkau. Meski demikian, kondisi yang tidak lagi baru membuat pengecekan menyeluruh sangat penting agar pelek tetap aman dan nyaman digunakan. Mamat dari Riverside Wheels menjelaskan bahwa hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi nat atau garis konstruksi di bagian dalam pelek. Pelek bekas di pasaran Nat yang baik harus utuh, tidak terputus, dan tidak ditutup dengan cara apa pun. Bila ditemukan tanda-tanda sambungan atau tambalan, pembeli sebaiknya berhati-hati. “Jika didapati ada begitu, perlu waspada. Tak lupa juga untuk membawa pelek ke tempat balancing, dan biasanya ini sulit dilakukan karena belum tentu semua penjual memperbolehkannya,” ujar Mamat kepada Kompas.com, Minggu (16/7/2025). Selain memeriksa nat, pembeli juga harus melakukan pengecekan visual secara menyeluruh. Mamat mengingatkan agar tidak hanya menilai dari tampilan luar yang tampak mulus. Bagian dalam, bibir pelek, hingga kemungkinan adanya retakan atau bekas patahan perlu diperhatikan dengan cermat. Kerusakan pada bibir pelek biasanya menandakan pelek pernah menghantam benda keras, sementara lingkaran pelek yang tidak lagi bulat menunjukkan pemakaian yang keras atau usia pakai yang panjang. “Kemudian cek lagi kebulatannya masih wajar atau tidak untuk digunakan kembali,” kata dia. Bagian lubang baut juga menjadi titik yang harus diperiksa. Menurutnya, kerusakan pada area ini sering dipicu oleh penggunaan baut yang tidak sesuai. “Pada bagian lubang baut, biasanya rusak karena pemakaian baut yang tidak sesuai. Kalau bagian palang biasanya mengeluarkan suara berderit saat berjalan jika ada bagian yang rusak,” jelasnya. Untuk memastikan seluruh komponen benar-benar layak dipakai, disarankan pembeli langsung melakukan proses balancing setelah membeli pelek. Jika hasilnya masih bisa untuk diperbaiki, pelek tersebut umumnya tetap aman digunakan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.