Kabar baik bagi pengguna mobil berbahan bakar bensin. Memasuki Agustus 2026, sejumlah badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM) kompak menurunkan harga produk bensin nonsubsidi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Namun, kondisi berbeda terjadi pada BBM diesel nonsubsidi. Beberapa produk diesel justru mengalami kenaikan harga dibandingkan bulan sebelumnya. Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 per liter naik menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp12.900 per liter naik menjadi Rp17.000 per liter yang berlaku per 10 Juni. Turun hingga Rp 1.000 per Liter Di SPBU Pertamina, harga Pertamax kini menjadi Rp 15.950 per liter, turun Rp 300 dari sebelumnya Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 turun Rp 400, dari Rp 17.000 menjadi Rp 16.600 per liter. Penurunan paling besar terjadi pada Pertamax Turbo yang kini dijual Rp 18.300 per liter, atau lebih murah Rp 1.000 dibandingkan harga Juli 2026 yang mencapai Rp 19.300 per liter. Shell Super (RON 92) mulai tersedia kembali di beberapa SPBU Shell di Jabodetabek dan sekitarnya Untuk BBM subsidi, harga Pertalite tetap bertahan di Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih dijual Rp 6.800 per liter. Penyesuaian harga juga dilakukan oleh SPBU swasta. Di BP-AKR, BP 92 turun Rp 540 menjadi Rp 16.130 per liter, sementara BP Ultimate turun Rp 480 menjadi Rp 16.760 per liter. Vivo menerapkan penurunan dengan nominal serupa. Revvo 92 kini dijual Rp 16.130 per liter, turun Rp 540, sedangkan Revvo 95 menjadi Rp 16.760 per liter, atau lebih murah Rp 480 dibanding bulan sebelumnya. Ilustrasi SPBU Vivo Harga Diesel Nonsubsidi Justru Naik Berbeda dengan BBM bensin, harga diesel nonsubsidi justru mengalami kenaikan di sejumlah SPBU. Di Shell, V-Power Diesel kini dibanderol Rp 21.910 per liter, naik Rp 570 dari sebelumnya Rp 21.340 per liter. Kenaikan dengan nominal yang sama juga berlaku untuk BP Ultimate Diesel, yang kini dijual Rp 21.910 per liter. Sejumlah SPBU Vivo di wilayah Jabodetabek terpantau tidak beroperasi dan mengalami kekosongan stok bahan bakar pada Senin (20/4/2026). Vivo turut menyesuaikan harga Primus Plus menjadi Rp 21.910 per liter, atau naik Rp 570 dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, Pertamina belum melakukan perubahan harga untuk produk diesel nonsubsidi. Dexlite tetap dijual Rp 19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex masih dipatok Rp 21.150 per liter. SPBU BP kembali menyediakan BBM RON 92 Berikut daftar harga BBM per 1 Agustus 2026: Biosolar: Rp 6.800 per liter - Pertalite: Rp 10.000 per liter - Pertamax: Rp 15.950 per liter, dari sebelumnya Rp 16.250 per liter - Pertamax Green 95: Rp 16.600 per liter, dari sebelumnya Rp 17.000 per liter - Pertamax Turbo: Rp 18.300 per liter, dari sebelumnya Rp 19.300 per liter - Dexlite: Rp 19.700 per liter - Pertamina Dex: Rp 21.150 per liter Shell- V-Power Diesel: Rp 21.910 per liter, dari sebelumnya Rp 21.340 per liter BP-AKR- BP 92: Rp 16.130 per liter, dari sebelumnya Rp 16.670 per liter- BP Ultimate: R 16.760 per liter, dari sebelumnya Rp 17.240 per liter- BP Ultimate Diesel: Rp 21.910 per liter, dari sebelumnya Rp 21.340 per liter Vivo- Revvo 92: Rp 16.130 per liter, dari sebelumnya Rp 16.670 per liter- Revvo 95: Rp 16.760 per liter, dari sebelumnya Rp 17.240 per liter- Primus Plus: Rp 21.910 per liter, dari sebelumnya Rp 21.340 per liter *Harga di wilayah Jakarta dan sekitarnya*Harga sewaktu-waktu dapat berubah