Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 10 Juni 2026 tidak hanya terjadi di SPBU Pertamina. Sejumlah operator swasta seperti Vivo dan BP AKR juga melakukan penyesuaian harga, mengikuti lonjakan harga Pertamax dan Pertamax Green yang naik cukup signifikan. Berdasarkan daftar harga terbaru, Pertamax kini dibanderol Rp 16.250 per liter dari sebelumnya Rp 12.300 per liter. Artinya, terjadi kenaikan sebesar Rp 3.950 per liter atau sekitar 32 persen. Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Sementara itu, Pertamax Green naik dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter. Kenaikannya mencapai Rp 4.100 per liter, menjadikannya salah satu BBM dengan lonjakan harga terbesar pada periode ini. BBM BP dan Vivo Kompak Naik Kenaikan harga di SPBU swasta bahkan lebih tinggi dibandingkan Pertamax. Untuk BBM BP 92, harga terbaru mencapai Rp 16.670 per liter dari sebelumnya Rp 12.390 per liter. Dengan demikian, BP 92 mengalami kenaikan Rp 4.280 per liter atau sekitar 34,5 persen. Harga tersebut kini lebih mahal Rp 420 per liter dibandingkan Pertamax. Ilustrasi SPBU BP yang ikut menaikkan harga pada 10 Juni 2026. Hal serupa terjadi pada produk Vivo Revvo 95 (RON 95). Harga BBM ini naik dari Rp 12.930 per liter menjadi Rp 17.240 per liter. Artinya, Revvo 95 mengalami kenaikan sebesar Rp 4.310 per liter atau sekitar 33,3 persen. Saat ini, harga Revvo 95 juga tercatat lebih tinggi Rp 240 per liter dibandingkan Pertamax Green. Sementara untuk BP Ultimate dan Revvo 92 hingga 10 Juni 2026 masih belum diperbarui. Harga terakhir BP Ultimate berada di level Rp 12.930 per liter, sedangkan Revvo 92 dipatok Rp 12.390 per liter. Ilustrasi antrean di SPBU Pertamina Selisih Harga Antar-SPBU Tipis Dengan penyesuaian terbaru, selisih harga BBM RON 92 hingga RON 95 di berbagai SPBU kini semakin tipis. BP 92 dijual Rp 16.670 per liter, hanya terpaut Rp 420 dari Pertamax yang dibanderol Rp 16.250 per liter. Di segmen BBM beroktan lebih tinggi, Revvo 95 dijual Rp 17.240 per liter, hanya berselisih Rp 240 dibandingkan Pertamax Green yang dipatok Rp 17.000 per liter. Kondisi ini menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi terjadi secara merata di berbagai operator SPBU. Konsumen kini harus menyiapkan anggaran lebih besar untuk mengisi bahan bakar, terutama bagi pengguna kendaraan yang membutuhkan BBM dengan angka oktan tinggi. Sejumlah SPBU Vivo di wilayah Jabodetabek terpantau tidak beroperasi dan mengalami kekosongan stok bahan bakar pada Senin (20/4/2026). Berikut ini daftar harga SPBU berbagai merek per 10 Juni 2026: PertaminaPertalite: Rp 10.000 per literBiosolar: Rp 6.800 per literPertamax: Rp 16.250 per liter, dari sebelumnya Rp 12.300 per literPertamax Green: Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per literPertamax Turbo: Rp 20.750 per literDexlite: Rp 23.000 per literPertamina Dex: Rp 24.800 per liter BP AKRBP 92: Rp 16.670 per liter, dari sebelumnya Rp 12.390 per literBP Ultimate: belum update, sebelumnya Rp 12.930 per literBP Ultimate Diesel: Rp 25.060 per liter VivoRevvo 92 (RON 92): belum update, sebelumnya Rp 12.390 per literRevvo 95 (RON 95): Rp 17.240 per liter, dari sebelumnya Rp 12.930 per literDiesel Primus Plus (CN 51): Rp 25.060 per liter KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang