Sektor otomotif masih menjadi penopang utama industri pembiayaan nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat mayoritas portofolio industri multifinance berasal dari pembiayaan kendaraan bermotor. Wuling Aira EV Melucur di GIIAS 2026 Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Agusman, mengatakan bahwa penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Menurut dia, pameran otomotif tersebut bukan hanya mendorong penjualan kendaraan, tetapi juga membuka lapangan kerja serta menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Sebagaimana tercatat sepanjang semester pertama 2026, angka penjualan kendaraan bermotor tumbuh 15,9 persen,” ujar Agusman di Tangerang, Rabu (29/7/2026). Ilustrasi kredit kendaraan, kredit mobil. "Yang menggembarkan, sekitar 64 persen dari industri pembiayaan itu adalah untuk otomotif. 64 persen soko gurunya, itu luar biasa," kata dia. Penjualan Mobil Menguat Data Gaikindo menunjukkan pasar otomotif Indonesia masih berada dalam tren positif sepanjang semester pertama 2026. Ilustrasi suasana pameran GIIAS 2025 Penjualan mobil secara wholesales pada periode Januari-Juni 2026 mencapai 436.564 unit atau naik 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penjualan retail juga meningkat 10,5 persen secara tahunan menjadi 433.848 unit. Di balik naiknya penjualan mobil, kredit otomotif menjadi penopang utama pertumbuhan industri pembiayaan nasional. Kinerja positif pasar kendaraan turut tecermin pada industri multifinance. Mei 2026, piutang pembiayaan tercatat tumbuh 1,7 persen secara tahunan menjadi Rp 513,2 triliun, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross tetap terjaga di level 3,06 persen. Capaian tersebut menunjukkan permintaan pembiayaan kendaraan masih menjadi motor utama pertumbuhan bisnis perusahaan pembiayaan di tengah kondisi ekonomi yang terus membaik. Serap 1,5 Juta Tenaga Kerja Ilustrasi membeli mobil Sejalan dengan pertumbuhan industri, ACC-TAF mencatat penyaluran pembiayaan otomotif sebesar Rp 29 triliun dengan pangsa pasar 29,2 persen. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), capaian tersebut menjadi yang terbesar di industri. Direktur Astra sekaligus Director In-Charge Astra Financial, Siswadi, mengatakan jasa keuangan memiliki peran strategis dalam memperluas akses masyarakat untuk memiliki kendaraan. Ia menambahkan, industri otomotif juga memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan jutaan tenaga kerja di berbagai lini usaha. "Industri otomotif adalah core business Astra yang melibatkan 1,5 juta tenaga kerja baik di lingkungan Astra maupun rantai pasoknya (supply chain). Kami hadir di bidang penjualan mobil baru, mobil bekas, layanan pembiayaan, purnajual, suku cadang, hingga solusi mobilitas,” ujar Siswadi. Siswadi juga menyampaikan apresiasi kepada OJK yang dinilai berhasil menjaga pertumbuhan industri pembiayaan tetap sehat. “Kami percaya tata kelola yang baik dan kepatuhan yang terjaga adalah fondasi utama menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.