Pelemahan pasar otomotif nasional masih terasa hingga kuartal akhir 2025, namun perform penjualan Daihatsu justru memperlihatkan pola menarik. Saat pasar mobil penumpang terutama segmen LCGC mengalami penurunan, segmen kendaraan niaga ringan, khususnya pikap, malah menunjukkan peningkatan signifikan dan menjadi penyelamat penjualan Daihatsu. Marketing and Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, mengatakan bahwa lonjakan ini datang dari meningkatnya kebutuhan kendaraan semi-komersial. “Kalau pick up low-nya cukup baik. Karena semi-komersialnya naik. Semi-komersialnya seperti blind van dan minibusnya itu satu-satunya kendaraan komersial yang tadinya hanya 1,8 persen jadi naik dari 2,3 persen dari total market. Alhamdulillah bisa jualannya untuk membantu bisnis berjalan,” ujar Agung, saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025). Berdasarkan data penjualan ritel Oktober 2025, Daihatsu membukukan 12.196 unit, naik 7 persen dibanding bulan sebelumnya yang berada di angka 11.390 unit. Kenaikan ini tidak datang dari segmen mobil penumpang, melainkan dari model-model niaga ringan. Daihatsu Gran Max AT Gran Max Pikap menjadi kontributor terbesar dengan 4.436 unit, menyumbang 36,4 persen dari total penjualan. Angka ini menegaskan bahwa kebutuhan angkutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih tinggi, bahkan ketika pasar otomotif secara umum sedang melemah. Selain pikap, Gran Max Minibus juga mencatat kinerja positif dengan torehan 2.408 unit atau 19,7 persen. Keduanya disebut sebagai tulang punggung penjualan Daihatsu pada periode tersebut. Pola ini sejalan dengan tren pasar yang menunjukkan pergeseran kebutuhan konsumen. Kelas niaga ringan terbukti lebih tahan banting menghadapi kondisi ekonomi yang tidak sepenuhnya pulih, karena kendaraan pikap dan minibus masih menjadi tulang punggung operasional banyak pelaku usaha. Kenaikan porsi segmen semi-komersial dari 1,8 persen menjadi 2,3 persen di pasar otomotif nasional memperlihatkan bahwa kendaraan niaga masih memiliki ruang tumbuh. Bagi Daihatsu, tren ini bukan hanya momentum, tetapi juga sinyal bahwa portofolio kendaraan niaga mereka masih menjadi favorit dan relevan bagi pelaku usaha. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang