Seorang pengemudi mobil Daihatsu Sigra meninggal dunia saat terjebak kemacetan akibat banjir di Jalan Latumeten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Mobil korban sempat dikira mengalami mogok di tengah kemacetan, sebelum petugas mendapati bahwa sang pengemudi telah meninggal dunia di dalam mobil, Kamis (22/1/2026) siang. Video evakuasi pengemudi tersebut viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram, Ijoeel yang datang ke lokasi kejadian. Moch Rafli Zulkarnaen alias Ijoel, mengatakan, lokasi kejadian tepatnya sebelum perlintasan rel Stasiun Grogol. "Untuk waktunya, korban diketahui meninggal sekitar pukul 14.00 WIB. Saat saya tiba di lokasi, waktunya sudah mendekati pukul 15.00 WIB. Proses evakuasi sendiri dilakukan sekitar pukul 15.15 WIB,” ujar Ijoel kepada Kompas.com, Kamis (22/1/2026). Ia menjelaskan, awalnya mendapat informasi dari warga melalui media sosial TikTok. “Ada warga yang mengirim pesan langsung ke saya lewat TikTok. Dia mengabarkan ada seseorang yang meninggal di dalam mobil di wilayah Jelambar,” kata dia. Seorang pengemudi mobil ditemukan tewas di tengah kemacetan akibat banjir di Jalan Latumeten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026) Saat pertama kali menerima video dari warga, kondisi di lokasi masih sepi petugas. “Di video awal hanya terlihat satu petugas polisi. Itu kemungkinan masih kondisi awal kejadian. Yang mengirim informasi juga warga sekitar, karena memang sering ada warga yang mengabarkan kejadian di lapangan,” ucapnya. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB. Tujuannya untuk memastikan kondisi korban dan melihat apakah masih bisa diberikan pertolongan. “Saya datang karena ingin memastikan apakah korban masih bisa ditolong atau tidak. Awalnya saya sempat terpikir untuk menghubungi ambulans, entah dari kelurahan atau kecamatan. Tapi, saat tiba di lokasi, korban sudah meninggal dunia,” ujarnya. Menurutnya, kondisi lalu lintas saat itu sangat padat. Seorang pengemudi mobil ditemukan tewas di tengah kemacetan akibat banjir di Jalan Latumeten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026) “Situasinya jalan macet total. Penyebab utamanya banjir. Air sudah cukup tinggi, ditambah di depan ada palang pintu kereta dan juga proyek. Tapi faktor terbesar memang banjir,” katanya. Ia menjelaskan, banjir berasal dari saluran air di sekitar lokasi yang meluap ke jalan. “Di situ ada jalur kali, dan airnya sudah meluap ke jalan. Di titik lokasi kejadian, banjir setinggi mata kaki sampai betis. Jalur kanan lebih dangkal, sedangkan jalur kiri cukup dalam, hampir setinggi betis, sehingga banyak kendaraan menumpuk di sisi kanan,” ucapnya. Akibat kondisi tersebut, arus lalu lintas tidak bergerak. “Itu yang membuat jalan benar-benar stuck,” katanya. Pengemudi ditemukan meninggal di mobil saat kemacetan di kawasan Jelambar, Jakarta Barat Terkait kondisi korban, Ijoel menyebut korban berjenis kelamin laki-laki. Posisi korban saat ditemukan masih duduk seperti sedang mengemudi. “Saya sempat bertanya ke polisi lalu lintas di lokasi. Menurut keterangan, mobil sempat berjalan tersendat-sendat, lalu berhenti. Korban posisinya masih duduk seperti orang menyetir biasa,” ujarnya. Warga sekitar tidak berani membuka pintu mobil. Polisi kemudian dipanggil dari pos terdekat. “Warga akhirnya memanggil polisi. Setelah petugas datang dan situasi memungkinkan, barulah korban dievakuasi,” katanya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang