Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menetapkan modifikasi otomotif sebagai salah satu dari 21 subsektor ekonomi kreatif. Penetapan ini tertuang dalam Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya mengatakan, melalui regulasi baru ini, modifikasi otomotif bukan lagi sekadar hobi, tetapi menjadi aktivitas ekonomi kreatif yang kontribusinya dapat diukur melalui investasi, ekspor, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Nilai Tambah Ekonomi "Pengakuan modifikasi otomotif sebagai bagian dari industri kreatif nasional tidak lepas dari perkembangan positif talenta dan ekosistem modifikasi otomotif yang mampu menciptakan nilai tambah melalui kreativitas, inovasi, rekayasa, dan personalisasi kendaraan," katanya dikutip dari keterangan resmi, Minggu (23/8/2026). Guna memperkuat ekosistem modifikasi otomotif, mulai dari pengembangan talenta, inovasi, kekayaan intelektual, hingga perluasan akses pembiayaan dan pasar, diperlukan komitmen kolaborasi heksaheliks. Ekosistem Modifikasi dan Aftermarket Lokal Riefky juga mengatakan, industri modifikasi dan aftermarket melibatkan banyak talenta mulai dari builder, desainer, teknisi, produsen komponen aftermarket, brand lokal, komunitas, media, hingga konten kreator yang tersebar di berbagai daerah. "Mereka tidak hanya menciptakan karya estetis, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat rantai nilai industri otomotif dari hulu ke hilir," kata Riefky Sebagai catatan positif atas daya saing lokal, kiprah modifikator Indonesia juga telah merambah kancah global. Keberhasilan mobil kustom seperti BMW Passato saat unjuk gigi di ajang SEMA Show di Las Vegas, Amerika Serikat pada 3–6 November 2026. Program ini mengusung misi diplomatik untuk membuktikan kemandirian serta kualitas karya modifikasi anak bangsa di ajang pameran aftermarket dan modifikasi otomotif terbesar dunia, SEMA Show 2026. "Ketika BMW Passato tampil di SEMA Show, yang dibawa bukan hanya sebuah mobil, tetapi juga cerita tentang kreativitas dan kualitas ekosistem modifikasi Indonesia," pungkas Riefky.