Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 Industri modifikasi kendaraan di Indonesia memasuki babak baru. Bukan lagi sekadar soal tampilan mobil atau tren gaya, tetapi sudah berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan teknologi, kolaborasi lintas sektor, serta regenerasi sumber daya manusia. Pergeseran ini tercermin dalam peluncuran resmi Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 yang mengusung tema “Next Gen Culture”. Kick-off IMX 2026 yang digelar pada 20 Januari lalu menjadi penanda bahwa pameran modifikasi ini tidak lagi berdiri sebagai agenda tahunan semata. Di tahun ke-9 perjalanannya, IMX mulai memposisikan diri sebagai ruang strategis untuk membentuk masa depan industri modifikasi nasional, dengan generasi muda sebagai pusat pergerakan.Tema Next Gen Culture dipilih untuk merespons perubahan karakter industri otomotif dan gaya hidup. Digitalisasi, isu keberlanjutan, hingga meningkatnya peran Gen Z dan milenial mendorong IMX untuk beradaptasi. Alih-alih mempertahankan pola lama, IMX 2026 mencoba membangun jembatan antara pelaku industri senior dengan kreator muda agar transfer pengetahuan tetap berjalan. Project Director IMX, Andre Mulyadi, menekankan bahwa IMX kini bergerak lebih dari sekadar pameran. “Jadi, oleh itu kami sangat yakin untuk di tahun 2026 ini, kita akan membuat satu tema, dan tema itu sesuai dengan demografi dari event kami sendiri,” ujarnya dalam konferensi pers di Bandung pada Kamis, 22 Januari 2026. Data demografi pengunjung yang didominasi generasi muda menjadi dasar kuat arah baru tersebut. Sekitar 60–70 persen audiens IMX berasal dari kalangan Gen Z dan milenial, yang tak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam industri kreatif otomotif. Puncak acara IMX 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD City. Untuk pertama kalinya, IMX akan menggunakan Hall 1, 2, dan 3, menandai ekspansi terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya. Andre Mulyadi menjelaskan bahwa perluasan area ini bukan semata soal kapasitas, melainkan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. “Jadi maunya tahun ini mungkin kita bertambah, jadi 1 hall, 2 hall, tapi tahun ini kita bertambah, kita tambah 1 hall jadi lebih besar, jadi 3 hall,” ungkapnya dalam pemaparan.Langkah ini diharapkan mampu menampung lebih banyak brand, kreator, komunitas, serta program edukatif yang mendukung pengembangan kompetensi modifikator lokal.Rangkaian Road to IMX 2026 menjadi bagian penting strategi IMX. Setelah kick-off, agenda akan berlanjut ke Yogyakarta (Candi Prambanan) pada 26 April 2026, lalu Surabaya (Jatim Expo) pada 30–31 Mei 2026.Tak berhenti di dalam negeri, IMX juga memperkuat misi globalisasi produk lokal. IMX akan tampil di Osaka Auto Messe, Jepang (13–15 Februari 2026) dan ditutup dengan IMX USA Series pada November 2026. Andre menegaskan kesiapan karya anak bangsa untuk bersaing secara global:“Kami sangat yakin ketika kami memamerkan, akan sangat bersaing dengan mobil-mobil dan produk-produk yang ada di Jepang juga,” tegasnya.