Honda mulai mengubah arah strategi bisnis global dengan menjadikan teknologi hybrid sebagai fokus utama pengembangan produk di masa depan. Langkah tersebut dilakukan setelah sejumlah proyek kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dibatalkan. Kondisi itu bahkan membuat Honda harus menanggung kerugian besar akibat restrukturisasi bisnis elektrifikasi. Sebagai bagian dari strategi baru tersebut, Honda memperkenalkan dua mobil prototipe terbaru yang diduga menjadi gambaran generasi anyar Accord sedan dan Acura RDX SUV. Mengutip Carscoops, Kamis (14/5/2026), kedua model tersebut masing-masing diberi nama Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype. Honda menyebut mobil tersebut akan masuk jalur produksi dalam dua tahun ke depan. mobil hybrid Honda Meski belum mengonfirmasi nama resmi maupun segmennya, desain sedan prototipe tersebut disebut mengarah kuat ke generasi terbaru Honda Accord. Mobil itu hadir dengan desain fastback lima pintu, garis bodi tajam, lampu LED tipis, serta sedikit aksen cladding hitam di bagian bawah bodi. Sementara SUV Acura tampil lebih agresif dengan desain bumper depan besar, garis bodi tegas, dan lampu belakang berbentuk huruf V. Siluetnya juga disebut sangat mirip teaser penerus Acura RDX yang sempat diperlihatkan awal 2026. Kedua mobil akan menggunakan platform hybrid generasi baru yang dijadwalkan meluncur 2027. Honda menargetkan efisiensi produksi lebih baik dengan memangkas biaya produksi hingga 30 persen, serta meningkatkan konsumsi bahan bakar lebih dari 10 persen dibanding model hybrid tahun 2023. mobil hybrid Honda Selain itu, Honda juga menyiapkan sistem penggerak semua roda elektrik terbaru dan peningkatan karakter berkendara yang lebih sporty. Teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) generasi baru juga bakal mulai diperkenalkan pada 2028. Amerika Utara menjadi salah satu pasar utama pengembangan mobil hybrid Honda. Bahkan pada 2029, Honda berencana menghadirkan model hybrid besar di segmen D ke atas khusus untuk pasar tersebut. Untuk mendukung strategi hybrid, Honda juga akan mengalihkan kapasitas produksi di pabrik Ohio untuk kendaraan bermesin bensin dan hybrid. Seluruh fasilitas produksi Honda di Amerika Serikat nantinya juga akan disesuaikan agar bisa memproduksi mobil hybrid. mobil hybrid Honda Selain itu, kerja sama Honda dengan LG Energy Solution juga akan difokuskan sebagian untuk produksi baterai hybrid. Honda turut meningkatkan penggunaan komponen lokal guna mengurangi ketergantungan impor dan mengantisipasi masalah rantai pasok. Tak hanya di Amerika, Honda juga menyesuaikan strategi produknya di berbagai negara. Di Jepang, Honda bakal fokus mengembangkan kei car elektrifikasi, termasuk rencana peluncuran N-Box EV pada 2028. Sementara di India, Honda menyiapkan mobil kompak dan midsize baru yang dijadwalkan hadir mulai 2028. Sedangkan untuk pasar China, Honda akan memakai platform dan komponen dari mitra lokal untuk kendaraan elektrifikasi terbaru mereka. Di tengah perubahan strategi tersebut, Honda saat ini sedang menghadapi tekanan finansial cukup besar. mobil hybrid Honda Pabrikan asal Jepang itu mencatat kerugian tahunan pertama sejak 1957 sebesar 423,9 miliar yen atau sekitar Rp 47 triliun. Kerugian tersebut sebagian besar berasal dari penghapusan aset senilai 1,57 triliun yen atau sekitar Rp 174 triliun akibat restrukturisasi dan pembatalan proyek EV. Meski begitu, Honda tetap optimistis bisnisnya akan kembali membaik dan menargetkan laba operasional lebih dari 1,4 triliun yen atau sekitar Rp 155 triliun pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2029. Dari total investasi 6,2 triliun yen atau sekitar Rp 688 triliun hingga 2029, sebagian besar dana dialokasikan untuk pengembangan mesin bensin dan hybrid. Sementara investasi untuk mobil listrik murni justru dipangkas menjadi 0,8 triliun yen atau sekitar Rp 88 triliun. Honda juga memberi sinyal lebih memilih bekerja sama dengan pihak lain dibanding mengembangkan platform EV sendiri setelah 2030. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang