Calon mobil listrik Nissan Tahun 2025 menjadi momen penting bagi Nissan dalam strategi kendaraan listrik (EV). Nissan memutuskan untuk menghentikan penjualan SUV listrik Ariya di Amerika Serikat untuk model tahun 2026, meskipun perusahaan tetap meluncurkan versi terbaru atau facelift Ariya di pasar global lainnya. Langkah ini menandai penyesuaian strategi Nissan berdasarkan kondisi pasar yang berbeda di tiap wilayah, termasuk permintaan konsumen, tarif impor, dan insentif pemerintah yang memengaruhi daya saing EV. Calon mobil listrik Nissan Akhir Ariya di Amerika SerikatSUV listrik Nissan Ariya tidak lagi tersedia di AS untuk model tahun 2026 setelah dua tahun dijual. Keputusan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain tarif impor yang tinggi, penurunan insentif pajak kendaraan listrik, dan menurunnya permintaan di pasar Amerika Utara. Meskipun demikian, dealer tetap menawarkan dukungan layanan purnajual bagi pemilik Ariya saat ini, dan unit yang tersisa masih dapat dibeli sebagai stok lama. Sebagai gantinya, Nissan fokus pada model lain yang lebih kompetitif untuk pasar AS, seperti Nissan Leaf 2026, yang memiliki harga lebih terjangkau dan fitur yang disesuaikan untuk menarik konsumen EV di wilayah ini. Hal ini menjadi strategi untuk mempertahankan posisi Nissan di pasar EV Amerika Serikat. Versi Facelift Ariya untuk Pasar GlobalWalaupun ditarik dari AS, Nissan meluncurkan versi terbaru Ariya di Jepang dan berencana menyebarkannya ke pasar lain di dunia. Versi facelift ini menghadirkan sejumlah perubahan desain dan teknologi:Eksterior: Fascia depan baru yang lebih bersih tanpa kisi ventilasi besar, lampu LED yang lebih tajam, opsi cat dan velg baru.Interior: Sistem infotainment diperbarui berbasis Google dengan fitur seperti Navi-Link Battery Conditioning dan Intelligent Distance Control. Nissan juga menambahkan pilihan bahan interior baru dan konektor daya eksternal hingga 1.500 Watt, berguna untuk aktivitas luar ruangan.Performa: Walaupun desain dan teknologi diperbarui, Ariya tetap menggunakan paket baterai 66 kWh dan 91 kWh, dengan konfigurasi penggerak roda depan (FWD) atau semua roda (e-4ORCE). Suspensi disetel ulang untuk kenyamanan berkendara yang lebih baik. Varian performa Ariya Nismo tetap tersedia, meskipun tidak mendapat pembaruan eksterior.Alasan Strategis di Balik KeputusanNissan menarik Ariya dari pasar AS karena tarif impor tinggi membuat harga kurang kompetitif dibandingkan EV rival yang diproduksi lokal. Selain itu, berakhirnya insentif pajak federal untuk kendaraan listrik pada September 2025 menurunkan daya tarik Ariya bagi konsumen Amerika.Sementara itu, permintaan di pasar global lain tetap kuat, sehingga Nissan memilih untuk menghadirkan versi facelift di Jepang dan pasar lain seperti Eropa dan Asia.Keputusan Nissan untuk menghentikan penjualan Ariya di AS sekaligus menghadirkan versi facelift untuk pasar global mencerminkan strategi adaptif dan regional. Di AS, fokus bergeser ke model yang lebih kompetitif seperti Leaf, sementara pasar global tetap menjadi prioritas untuk Ariya. Nissan N7 mobil listrik kolaborasi DongfengVersi terbaru ini menghadirkan desain segar, fitur canggih, dan kenyamanan lebih baik, sekaligus mempertahankan performa baterai dan motor yang sudah dikenal. Strategi ini menunjukkan bahwa Nissan tetap berkomitmen untuk bersaing di pasar kendaraan listrik dunia dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.