Mobil baru Nissan Frontier Pro Kabar mengejutkan datang dari dunia otomotif global. Nissan dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menghentikan produksi salah satu model andalannya, Navara. Pikap double cabin yang selama ini dikenal tangguh di berbagai medan itu disebut-sebut mulai kehilangan daya saing di tengah perubahan tren industri otomotif. Mobil Baru Nissan Frontier Pro ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Hal itu didukung adanya penghentian penjualan Nissan Navara di pasar Eropa beberapa tahun lalu, Nissan kini tampaknya mulai menyiapkan penerusnya. Kandidat terkuat datang dari model baru bernama Nissan Frontier Pro, sebuah pickup modern dengan teknologi plug-in hybrid yang dikembangkan bersama mitra asal Tiongkok, Dongfeng.Pickup ini sebenarnya sudah lebih dulu meluncur di pasar China pada akhir 2025, dan diproyeksikan menjadi model global. Kini, Nissan tengah mempertimbangkan untuk membawanya ke Eropa guna mengisi kekosongan segmen pickup yang ditinggalkan Navara.Salah satu daya tarik utama Frontier Pro adalah jantung pacunya. Mobil ini menggabungkan mesin bensin 1.5 liter turbo dengan motor listrik yang terintegrasi pada transmisi. Hasilnya cukup impresif: tenaga gabungan mencapai sekitar 402 hp dengan torsi hingga 800 Nm.Angka tersebut membuatnya mampu bersaing dengan pickup hybrid lain seperti BYD Shark 6. Selain itu, Frontier Pro juga mampu melaju hingga sekitar 135 km hanya dengan tenaga listrik, menjadikannya salah satu pickup ramah lingkungan yang cukup efisien di kelasnya.Tak hanya bertenaga, mobil ini juga dibekali sistem penggerak semua roda (AWD) pintar serta diferensial belakang elektronik untuk menunjang performa di berbagai medan.Meski membawa nama Nissan, Frontier Pro bukan sepenuhnya dikembangkan dari nol. Model ini merupakan versi rebadge dari Dongfeng Z9, yang telah diperkenalkan lebih dulu di China.Strategi ini mencerminkan pendekatan global Nissan yang kini semakin mengandalkan kolaborasi dengan mitra lokal untuk mempercepat pengembangan produk dan menekan biaya.Walaupun potensinya besar, kehadiran Frontier Pro di Eropa belum sepenuhnya pasti. Nissan masih harus memastikan model ini memenuhi standar keselamatan dan regulasi ketat di kawasan tersebut, termasuk pengujian tabrak dan sertifikasi sistem hybrid. Mobil Baru Nissan Frontier Pro ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Salah satu petinggi Nissan bahkan menyebut bahwa model ini masih dalam tahap studi, meski diyakini memiliki peluang yang cukup menjanjikan untuk pasar Eropa.Jika benar diluncurkan, Frontier Pro bisa menjadi langkah penting bagi Nissan untuk kembali bersaing di segmen pickup Eropa, sekaligus menandai era baru kendaraan niaga dengan teknologi elektrifikasi.