Nissan Sakura Teka-teki mengenai kehadiran mobil listrik mungil asal Jepang, Nissan Sakura, di pasar otomotif Indonesia mulai menemukan titik terang. Setelah beberapa kali tampil di pameran otomotif nasional, sinyal peluncurannya kini semakin kuat menyusul kemunculan data kendaraan tersebut dalam daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) DKI Jakarta. Berdasarkan pantauan VIVA Otomotif di data perpajakan per April 2026, pihak Nissan Motor Distributor Indonesia dilaporkan telah mendaftarkan dua varian utama Sakura, yakni tipe G dan tipe X. Munculnya nama model ini dalam database NJKB menjadi indikasi bahwa persiapan menuju peluncuran resmi di Indonesia semakin matang. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Nissan Sakura Dalam data tersebut, tercatat Nissan Sakura X (4x2) A/T memiliki nilai NJKB sebesar Rp243.000.000. Sementara itu, varian lebih tinggi yakni Sakura G (4x2) A/T berada di angka Rp284.000.000. Angka ini memberi gambaran awal terkait positioning harga kendaraan listrik kompak tersebut jika nantinya resmi dipasarkan.Sebagai catatan, NJKB bukanlah harga jual akhir ke konsumen. Nilai tersebut merupakan harga dasar kendaraan sebelum dikenakan berbagai komponen pajak seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), hingga margin distribusi.Dengan mengacu pada nilai dasar tersebut, estimasi harga On The Road (OTR) Nissan Sakura diperkirakan berada di kisaran Rp310 jutaan untuk tipe X, hingga sekitar Rp370 jutaan untuk tipe G. Rentang harga ini berpotensi menempatkan Sakura sebagai salah satu pilihan menarik di segmen mobil listrik kompak, sekaligus menjadi pesaing bagi Wuling BinguoEV yang lebih dulu hadir di pasar.Dari sisi spesifikasi, Sakura mengusung baterai lithium-ion berkapasitas 20 kWh dengan jarak tempuh hingga sekitar 180 kilometer berdasarkan standar WLTC. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Tak hanya itu, mobil ini juga dibekali fitur khas Nissan seperti e-Pedal Step yang memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efisiensi saat berkendara di lalu lintas padat.Jika peluncurannya benar terealisasi dalam waktu dekat, Nissan Sakura berpotensi meramaikan pasar kendaraan listrik nasional, khususnya di segmen city car yang kini mulai diminati konsumen Indonesia.