Pebalap rookie MotoGP, Toprak Razgatlioglu, menerima kata-kata penyemangat dari Fabio Quartararo pada hari terakhir uji coba pramusim MotoGP 2026 di Buriram. Ini kata-kata El Diablo kepada El Turco.Toprak mengalami kesulitan pada tes pramusim MotoGP 2026 di Thailand. Juara bertahan World Superbike itu berada di urutan ke-21, tertinggal 2,1 detik dari rider tercepat, Marco Bezzecchi. Quartararo pun terlihat berbicara dengan Toprak di garasi dan kemudian menjelaskan konteks percakapan tersebut."Secara mental, ini sulit baginya, karena dia selalu berada di 3 besar di Superbike, dan saya melihat dia benar-benar putus asa, bisa dibilang begitu. Dia datang saat Yamaha berada di momen tersulit, (dan) di tahun pertamanya dia (juga) mengganti produsen ban," ungkap Quartararo dikutip dari Crash. Fabio Quartararo Foto: Getty Images/Steve Wobser"Tapi (saya) hanya memberitahunya bahwa wajar berada dalam posisi ini ketika kita baru tiba, dan kita semua ada di sini. Dia hanya perlu meluangkan waktu untuk merasa lebih cepat dan lebih nyaman di atas motor," tambah rider Monster Energy Yamaha tersebut."Saya menginginkan yang terbaik untuknya, dan saya pikir kata-kata sederhana mungkin bisa membantu, dan mungkin itu positif untuknya," bilangnya lagi. Di sisi lain pun Toprak mengonfirmasi nasihat yang dia terima dari Quartararo."Kami membicarakan tentang tahun ini. Saya masih belajar. Dia bilang jangan terburu-buru. Dan Yamaha juga masih terus berkembang. Jadi cobalah beradaptasi dengan ban. Dia bilang, baginya juga sangat sulit dengan motor baru ini," kata Toprak."Dia hanya berkata, 'Tenang saja. Kamu tidak perlu terburu-buru'. Saya selalu memikirkan setiap tikungan. Berusaha melakukan yang terbaik. Tapi catatan waktu putaran yang bagus tak kunjung datang. Jadi saya selalu merasa sedih," tambah rider Pramac Yamaha itu.Toprak sendiri sadar diri saat dirinya pindah dari WSBK ke MotoGP. Dengan spek motor dan ban yang berbeda, dia harus beradaptasi. Meski saat ini hasilnya belum maksimal, dia telah membuat beberapa kemajuan dalam mengatasi masalah selip roda saat keluar tikungan."Saya menemukan sesuatu. Dengan ban bekas, saya mencatatkan waktu putaran bagus. Tidak seperti Marc atau Pecco. Tapi menurut saya, saya sedang beradaptasi. Dengan ban medium, saya mencatatkan waktu putaran terbaik saya hari ini. Tapi saya masih belajar, saya butuh waktu. Terkadang motivasi saya menurun. Tapi ini normal. Saya hanya perlu lebih fokus. Dan mencoba beradaptasi dengan ban," tukasnya.