Menyongsong perubahan besar regulasi teknis MotoGP pada 2027, Honda mulai mempersiapkan prototipe balap anyar yang akan menjadi senjata andalannya di era baru. Dikutip dari Motorsport.com, Jumat (26/12/2025), pabrikan asal Jepang itu memastikan motor terbarunya tetap mengikuti tradisi penamaan yang telah lama di gunakan. Saat ini, Honda masih menggunakan nama RC213V. Sedangkan motor MotoGP Honda untuk musim 2027, rencananya akan diberi nama RC214V. Nama ini akan menjadi bab terbaru dalam perjalanan panjang dan sarat prestasi Honda di kejuaraan dunia balap motor paling prestisius tersebut. Motor MotoGP Honda sedang dalam pengetesan Melalui prototipe anyar ini, Honda berharap mampu membawa momentum positif yang dibangun pada musim 2025, dan kemungkinan berlanjut hingga 2026, untuk menghadapi era baru MotoGP dengan kapasitas mesin 850 cc. Sebagaimana diketahui, siklus regulasi berikutnya yang mulai berlaku pada 2027 akan membawa perubahan signifikan. Aturan baru tersebut mencakup penggunaan mesin 850 cc, pengurangan efek aerodinamika, penghapusan perangkat ride-height, serta pergantian pemasok ban ke Pirelli. Honda disebut sudah mulai menggarap motor baru ini sejak beberapa bulan terakhir. Jika tidak ada perubahan besar yang terjadi menjelang homologasi, motor tersebut akan resmi menggunakan nama RC214V, meneruskan konvensi penamaan yang pertama kali diperkenalkan pada 2002. Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC) Sejak saat itu, seluruh motor balap Honda di ajang MotoGP konsisten menggunakan pola penamaan serupa. Selama lebih dari dua dekade, identitas tersebut menjadi simbol kesinambungan filosofi teknik dan pendekatan balap Honda di level tertinggi. Pada sisi lain, para pabrikan rival diperkirakan tidak akan mengubah nama motornya meskipun regulasi teknis mengalami perombakan besar. KTM, misalnya, tetap akan menggunakan nama RC16 untuk prototipe MotoGP-nya. Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC) Aprilia juga memilih mempertahankan identitas RS-GP, dengan tambahan penanda tahun seperti RS-GP27. Yamaha pun masih setia dengan nama legendaris YZR-M1 yang telah melekat kuat dalam sejarah MotoGP. Sementara itu, Ducati memastikan nama Desmosedici GP tetap dipertahankan. Pabrikan asal Italia tersebut menegaskan bahwa penamaan seperti GP24 atau GP25 yang kerap digunakan publik sejatinya bukan nomenklatur resmi pabrikan, melainkan istilah yang berkembang di kalangan media dan penggemar. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang