MotoGP berpotensi membatalkan gelaran Grand Prix (GP) Qatar 2026 yang sebelumnya sudah dijadwal ulang ke November. Kabar tersebut muncul di tengah ketidakpastian situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Sumber di paddock MotoGP menyebut GP Qatar kemungkinan dibatalkan dalam beberapa hari ke depan tanpa adanya seri pengganti. Jika benar terjadi, kalender MotoGP 2026 akan berkurang dari 22 menjadi 21 seri. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari pihak MotoGP. Deputy CEO MotoGP Carlos Ezpeleta mengatakan pihaknya masih berkomunikasi dengan pemerintah Qatar untuk menentukan kelanjutan balapan di Sirkuit Lusail. “Kami masih bekerja dan berbicara dengan pemerintah Qatar. Kami tahu beberapa event di kawasan tersebut telah dikonfirmasi dalam beberapa hari terakhir dan dari pihak kami masih berusaha untuk bisa pergi ke Qatar,” ujar Ezpeleta dikutip dari The Race, Minggu (30/8/2026). motogp paddock Ezpeleta mengatakan keputusan mengenai GP Qatar diharapkan dapat ditentukan sesegera mungkin agar tim dan pebalap memiliki waktu untuk mempersiapkan diri. “Kami ingin keputusan itu dibuat sebelum kami memulai tur Asia,” katanya. Balapan MotoGP 2026 di Asia dijadwalkan dimulai dengan GP Jepang pada 2-4 Oktober, kemudian berlanjut ke GP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober. Digelar April GP Qatar sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Namun, MotoGP kemudian memindahkan balapan tersebut ke November akibat situasi geopolitik di Timur Tengah. Situasi tersebut berkaitan dengan konflik Amerika Serikat-Israel Vs Iran. Pangkalan udara AS di Al Udeid, yang berada sekitar 40 kilometer dari Sirkuit Lusail, sebelumnya menjadi sasaran serangan rudal Iran pada tahap awal konflik. Karena alasan keamanan, penyelenggaraan balapan di Qatar kemudian harus ditinjau kembali. Rider Ducati Lenovo Marc Marquez (kanan) dan pebalap Red Bull KTM Tech3 Maverick Vinales berlomba selama Grand Prix MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Lusail di Lusail, utara Doha, pada 13 April 2025. MotoGP secara resmi menetapkan GP Qatar berlangsung pada 6-8 November 2026. Perubahan tersebut juga membuat jadwal dua seri terakhir, yakni GP Portugal dan GP Valencia, ikut bergeser. Jika GP Qatar akhirnya dibatalkan, MotoGP tidak hanya kehilangan satu balapan, tetapi juga harus kembali menyesuaikan kalender musim 2026. Opsi Balapan Pengganti Sebelumnya, MotoGP sempat mempertimbangkan kemungkinan memindahkan GP Qatar ke negara lain jika balapan di Lusail tidak dapat digelar. Salah satu opsi yang mencuat adalah Sirkuit Sepang, Malaysia. Bahkan, sempat muncul kemungkinan digelarnya dua balapan di Sepang sebagai pengganti GP Qatar. Namun kabarnya rencana tersebut disebut tidak lagi menjadi pilihan. MotoGP disebut lebih mungkin menyelesaikan musim 2026 dengan 21 seri tanpa menambahkan balapan pengganti.