Pemerintah mulai menyusun arah pembangunan nasional untuk 2027 melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang menjadi bagian tahun ketiga pelaksanaan RPJMN 2025-2029. Dalam rancangan tersebut, ada 56 program prioritas nasional yang dibagi ke dalam delapan klaster utama Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). Sejumlah program yang berkaitan dengan sektor otomotif dan transportasi ikut masuk dalam daftar prioritas. Mulai dari percepatan kendaraan listrik, mandatori bahan bakar nabati, hingga rencana pengembangan mobil nasional. Kendaraan Maung MV3 Garuda Limousine yang digunakan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri sidang tahunan MPR-RI, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengatakan delapan klaster tersebut disusun sebagai arah pembangunan nasional untuk memperkuat kemandirian bangsa. “PKPN ini dilaksanakan melalui delapan klaster utama dengan total 60 program untuk memperkuat kemandirian bangsa,” ujar Rachmat dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) RKP 2027 yang disiarkan daring, Kamis (7/5/2026). Pada klaster kemandirian energi dan air, pemerintah menargetkan penerapan mandatori biodiesel B50 dan bioetanol E20. Selain itu, ada pula program konversi enam juta sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik. Di sektor industri, pemerintah kembali memasukkan proyek mobil nasional dan motor nasional dalam agenda hilirisasi dan industrialisasi. Selain itu, pengembangan industri semikonduktor serta ekosistem industri kedirgantaraan juga menjadi fokus. Sementara pada sektor infrastruktur, pemerintah menyiapkan pengembangan jaringan kereta api nasional dan pembangunan giant sea wall. Program pembangunan tiga juta rumah juga tetap dilanjutkan, terdiri dari satu juta rumah baru dan dua juta renovasi rumah. Presiden Prabowo Subianto menyapa warga dari atas mobil Maung Garuda Indonesia-1 usai menjalani proses pelantikan di gedung DPR/MPR, Minggu (20/10/2024). Secara keseluruhan, berikut delapan klaster prioritas dalam RKP 2027: 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih - 4.582 Kapal Ikan Modern - 40.000 Lokasi Budidaya Ikan Darat Tematik - Revitalisasi Tambak Nila Salin 14.090 Ha di Pantura - Modeling dan Replikasi 2.000 Ha Tambak Udang Terintegrasi - 2.000 Ha Kawasan Sentra Industri Garam Nasional - Pengembangan Kawasan Pangan Terintegrasi - Pengembangan Kawasan Perkebunan (Sawit, Tebu, Kakao, Kelapa, Kopi, Jambu Mete, Rempah) - Peningkatan Produksi Daging, Susu, dan Telur 2. Kemandirian Energi dan Air- Mandatori Biodiesel 50 (B50)- Mandatori Bioetanol 20 (E20)- Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW- Implementasi Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM)- Konversi 6 Juta Unit Motor BBM ke Motor Listrik- Pembangunan Jaringan Gas Kota (Jargas) untuk 1 Juta Sambungan Rumah (SR)- Peningkatan Lifting Minyak dan Gas Bumi- 10 Small Scale Green Modular Refinery and 6 Storage (Deployable Mass Model)- Eksplorasi 10 Blok Migas Baru- Elektrifikasi 10.000 Desa- Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)- PLTA Skala Besar Terintegrasi- Kompor Listrik untuk 2-5 Juta Rumah Tangga- Optimalisasi 45.000 Sumur Minyak Masyarakat- Optimalisasi Lifting di 13.824 Sumur Tua- Swasembada Air 3. Pendidikan- Makan Bergizi Gratis Anak Sekolah- Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah/Madrasah- Bantuan Perlengkapan Sekolah- 500 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)- Studio Guru- Digitalisasi Pendidikan (2 Juta Papan Interaktif Digital)- 20 Sekolah Garuda Baru, 80 Sekolah Garuda Transformasi- 514 Sekolah Rakyat- 10 Universitas Baru: Medical University berbasis STEMM- 500.000 Lulusan SMK Go Global- Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Pelatihan Nasional- Peningkatan Kesejahteraan Guru, Transfer Langsung Tunjangan- Perlindungan Anak di Ruang Digital melalui PP TUNAS 4. Kesehatan- Makan Bergizi Gratis Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita- 66 Rumah Sakit Upgrade- Pemeriksaan Kesehatan Gratis- Penuntasan Tuberkulosis 5. Hilirisasi dan Industrialisasi- Hilirisasi Industri Strategis (18 Proyek)- Mobil Nasional- Motor Nasional- Ekosistem Industri Kedirgantaraan- Pengembangan Industri Semikonduktor 6. Infrastruktur, Perumahan dan Ketahanan Bencana- Giant Sea Wall- Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera- Gerakan ASRI (Gentengisasi, Pengendalian Sampah, Penghijauan)- 3 Juta Rumah: 1 Juta Rumah Baru & 2 Juta Renovasi Rumah- Pengembangan Jaringan Kereta Api Nasional 7. Ekonomi Kerakyatan dan Desa- 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih- Percepatan Pembangunan Daerah 3T 8. Penurunan Kemiskinan- PRO-KESRA Bantuan Sosial Terintegrasi KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang