Mobil listrik kini mulai dilirik oleh konsumen yang ingin membeli kendaraan pertamanya. Perubahan profil konsumen tersebut terlihat seiring semakin beragamnya pilihan mobil listrik di pasar, termasuk dari sisi harga. Kondisi ini membuat mobil listrik tidak lagi hanya menjadi pilihan bagi konsumen yang sudah memiliki kendaraan. Operation Division Head ASCO Automotive, Elbert Gozali, mengatakan, pada awal perkembangan mobil listrik, kendaraan tersebut cukup banyak dibeli sebagai kendaraan kedua, ketiga, dan seterusnya. “Jadi kalau dilihat sendiri, memang kita lihat bahwa di segmen mobil listrik ini cukup banyak yang membeli kendaraan kedua, ketiga, dan seterusnya,” ucap Elbert kepada Kompas.com, baru-baru ini. Lepas E4 EV Menurut Elbert, perubahan tersebut tidak terlepas dari semakin beragamnya harga mobil listrik yang tersedia di pasar. Jika sebelumnya pilihan mobil listrik lebih banyak berada di rentang harga yang relatif tinggi, maka kini sudah tersedia model dengan harga lebih terjangkau. Mobil Listrik Makin Murah “Tapi seiring berjalannya waktu, kita melihat bahwa harga mobil listrik ini dulu mungkin bermain di kisaran Rp 500 juta, Rp 400 juta, Rp 300 juta, dan sekarang ada Rp 200 juta,” ucapnya. Semakin banyaknya pilihan harga, konsumen yang sebelumnya belum memiliki mobil listrik mulai memiliki lebih banyak opsi untuk memilih kendaraan elektrifikasi sebagai mobil pertama. Turunnya rentang harga tersebut membuat mobil listrik mulai lebih mudah dijangkau oleh kelompok konsumen yang sebelumnya masih mempertimbangkan harga sebagai salah satu kendala untuk beralih ke kendaraan listrik. Selain harga kendaraan, skema pembiayaan juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keputusan konsumen ketika membeli mobil. “Saya pikir cukup banyak akhirnya yang jadi pembeli mobil pertama pun mulai bermunculan. Akhirnya memang ada pilihan. Kembali lagi, karena support dari teman-teman pembiayaan yang bisa mendorong pembelian kredit ini, tentunya akan menambah volume penjualan,” ucapnya. Jadi, dengan kombinasi pilihan model dengan harga yang lebih beragam dan dukungan pembiayaan membuat pasar mobil listrik berpotensi menjangkau konsumen yang lebih luas.