Putaran mesin mobil tersendat atau brebet sebaiknya tidak diabaikan, karena bisa menimbulkan masalah lebih serius di tengah perjalanan. Mesin mobil yang terasa tersendat merupakan tanda adanya gangguan pada sistem kerja mesin. Kondisi ini sering disebut brebet atau ndut-ndutan oleh pengemudi. Gejala tersendat biasanya muncul saat akselerasi, tanjakan, atau bahkan ketika mobil berjalan stabil. Hal ini tentu mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Hari, pemilik bengkel Juna Speed Klaten mengatakan salah satu penyebab paling umum adalah busi yang sudah aus atau kotor. “Busi berfungsi memantik api, sehingga jika melemah, pembakaran tidak sempurna, akibatnya putaran mesin tersendat dan tenaga berkurang,” ucap Hari kepada KOMPAS.com, Selasa (24/3/2026). Selain itu, filter udara yang kotor juga bisa memicu masalah. Aliran udara yang terhambat membuat campuran bahan bakar tidak ideal. Suasana kemacetan terlihat dari dalam mobil yang dikendarai Ferdhinal Ashful (55) saat melintasi jalur Sungai Pua menuju Koto Baru, Tanah Datar, Senin (23/3/2026). Kendaraan hanya bergerak merayap di tengah padatnya arus mudik Lebaran. Masalah pada sistem bahan bakar juga sering menjadi penyebab utama. Injektor kotor atau filter bensin tersumbat dapat menghambat suplai bahan bakar ke mesin. “Pompa bensin yang mulai lemah juga berpengaruh. Tekanan bahan bakar menjadi tidak stabil sehingga mesin terasa kehilangan tenaga,” ucap Hari. Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi mesin juga bisa memicu tersendat. Oktan yang terlalu rendah dapat menyebabkan pembakaran tidak optimal. Komponen pengapian seperti koil juga berperan penting. Jika koil bermasalah, tegangan listrik ke busi tidak maksimal. “Sensor mesin yang error juga dapat menjadi penyebab. Data yang salah membuat sistem elektronik mengatur pembakaran secara tidak tepat,” ucap Hari. Throttle body yang kotor turut mempengaruhi performa mesin. Kotoran dapat menghambat aliran udara dan membuat respons gas tidak halus. Ilustrasi filter udara mobil Jika dibiarkan, kondisi ini bisa semakin parah. Mesin bisa mati mendadak atau bahkan menyebabkan kerusakan lebih serius. “Ada banyak faktor yang bikin putaran mesin tersendat, konsumen perlu memeriksanya ke bengkel terdekat agar mendapat penanganan tepat,” ucap Hari. Kesimpulannya, mesin tersendat adalah sinyal adanya gangguan yang harus segera diperiksa. Penanganan cepat dan tepat akan mencegah risiko mogok saat perjalanan jauh. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang